nusabali

Lihadnyana Sebut Tatanan Pemerintahan di Badung Berjalan Sesuai Norma

Pjs Bupati Badung Terima Kunja Komisi II DPR RI

  • www.nusabali.com-lihadnyana-sebut-tatanan-pemerintahan-di-badung-berjalan-sesuai-norma

MANGUPURA, NusaBali
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Badung I Ketut Lihadnyana menerima Kunjungan Kerja (Kunja) Komisi II DPR RI di Ruang Pertemuan Kerta Gosana Puspem Badung, Senin (12/10).

Rombongan Komisi II yang berjumlah 26 orang dipimpin Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia Tandjung serta Wakil Ketua Arif Wibowo. Turut hadir Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal KPU RI Purwoto Ruslan Hidayat, KPU dan Panwaslu Provinsi Bali, KPU Kabupaten/Kota se-Bali, Forkompinda serta pimpinan OPD terkait di Pemkab Badung.

Lihadnyana menyampaikan walaupun dalam suasana pandemi Covid-19, tatanan pemerintahan di Kabupaten Badung berjalan dengan baik sesuai norma, yakni dengan melaksanakan protokol kesehatan. “Pandemi ini telah membawa tatanan kehidupan menjadi jauh lebih serius dan penuh dengan kehati-hatian,” ungkapnya.

Berkaitan dengan pencegahan dan penanggulangan Covid-19, Lihadnyana mengatakan bahwa Pemkab Badung beserta TNI dan kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat baik dinas dan adat secara bersama-sama bahu membahu mencegah dan melawan Covid-19. “Kami ingatkan dengan penanganan serius dan tetap mengikuti protokol kesehatan yang taat oleh semua pihak, baik itu masyarakat di perkotaan dan di desa niscaya pandemi Covid-19 dapat diatasi,” tutur Lihadnyana.

Dia juga berharap pelaksanaan Pilkada di Badung ditengah-tengah pandemi bisa berjalan sesuai dengan tahapan dan harapan bersama, serta angka yang terjangkit dan yang terdampak Covid-19 dapat menurun dan sirna. “Hal penting yang juga menjadi perhatian kami adalah agar pelaksanaan pilkada serentak di Kabupaten Badung ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sukses disertai dengan penurunan kasus Covid-19, sehingga kasus Covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin,” harapnya.

Ahmad Doli Kurnia Tandjung sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemkab Badung bersama Forkopimda, kepolisian, dan TNI beserta masyarakat baik adat dan dinas. “Kami berharap ini tetap terjaga dan semoga ini menjadi sebuah contoh bagi kabupaten/kota lain di Indonesia dalam pelaksanaan aturan dan program pemerintah baik dalam penanganan pandemi Covid-19 maupun pelaksanaan pilkada serentak,” ucapnya.

Pertemuan tersebut juga diisi dengan pemaparan penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung oleh Kadis Kesehatan dr I Nyoman Gunartha. Dikatakannya, klaster-klaster baru Covid-19 telah merasuk ke segala kehidupan di masyarakat baik di kota maupun di desa- desa. Ini tentu perlu penanganan yang serius baik dari pemerintah maupun masyarakat, karena pandemi ini telah menjadi momok kehidupan yang sangat mengerikan.

“Pemkab Badung mencoba berbagai cara untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Berbagai kebijakan dari Pemkab Badung sudah dijalankan terhadap masyarakat terdampak seperti penggratisan biaya PDAM, pemberian sembako untuk masyarakat paling terdampak (keluarga kurang mampu/KPM), insentif untuk masyarakat Badung yang di-PHK/dirumahkan, memberikan rumah singgah untuk PMI/ABK dan tenaga kesehatan, pembiayaan BPJS, pengadaan masker untuk masyarakat Badung, serta pengadaan APD dan insentif kepada tenaga medis,” papar dr Gunarta. *asa

Komentar