nusabali

Seleksi Pemuda Pelopor Belum Jelas Kelanjutannya

  • www.nusabali.com-seleksi-pemuda-pelopor-belum-jelas-kelanjutannya

AMLAPURA, NusaBali
Lima pemuda dari Bali, empat di antaranya dari Kabupaten Karangasem berjuang untuk meraih predikat Pemuda Pelopor Nasional Tahun 2020.

Hanya saja seleksi di pusat belum jelas pelaksanaannya. Peserta dari Karangasem, I Wayan Mertayasa, menanyakan kelanjutan acara ini. Panitia meminta untuk menunggu informasi lebih lanjut.  

Wayan Mertayasa, pengelola PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Amertha Yulia Ganesa lolos untuk memperebutkan gelar Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan. Dikatakan, kelima wakil Bali diwajibkan mengirim berkas administrasi ke Kementerian Pemuda dan Olahraga dari tanggal 1-18 September 2020. Seleksi administrasi 21 September, wawancara secara daring 22-30 September, rapat tim juri hasil pantauan secara daring 5-6 Oktober, penetapan calon pemenang Pemuda Pelopor Tingkat Nasional 2020, Kamis (8/10).

Pengumuman hasil penilaian Pemuda Pelopor Tingkat Nasional 2020, Jumat (9/10). Seleksi akhir secara daring 13-16 Oktober, penetapan gelar Pemuda Pelopor Tingkat Nasional 2020, Selasa (20/10), dan pemberian penghargaan secara daring bertepatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10). “Ternyata saya belum diikutkan wawancara daring. Sesuai jadwal pada tanggal 22-30 September, saya tidak tahu kendalanya,” ungkap Wayan Mertayasa, Minggu (4/10). Rencananya saat wawancara daring perlihatkan PKBM Amertha Yulia Ganesa di Banjar Kubakal, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang.

PKBM mengajar siswa paket A, paket B, dan paket C di empat lokasi yakni PKBM Jalan Veteran Amlapura, PKBM SDN 2 Ababi di Banjar Abian Jero, Desa Ababi, Kecamatan Abang, PKBM di Banjar Gulinten, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, dan PKBM di Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem. Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Karangasem, I Wayan Putu Susila, juga mengaku belum mengetahui kelanjutan seleksi calon Pemuda Pelopor Nasional 2020. “Nanti akan saya koordinasikan ke Provinsi Bali, mudah-mudahan dapat jawaban," kata Wayan Putu Susila. *k16

loading...

Komentar