nusabali

Berlanjut, Trend Jumlah Pasien Sembuh Lampaui Kasus Baru Covid-19

14 Hari Terakhir di Bali: 1.367 Kasus, 1.412 Pasien Sembuh, 87 Meninggal

  • www.nusabali.com-berlanjut-trend-jumlah-pasien-sembuh-lampaui-kasus-baru-covid-19

DENPASAR, NusaBali
Trend jumlah pasien sembuh lampaui kasus baru Covid-19 di Bali terus berlanjut.

Per Selasa (29/9), kembali terdapat 123 pasien sembuh bersamaan dengan munculnya 106 kasus baru Covid-19 dan 8 pasien lagi diumumkan meninggal dunia. Walhasil, angka kesembuhan di Bali kini tembus 82,89 persen dari total 8.745 kasus positif Corona.

Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, Selasa kemarin, tambahan pasien sembuh terbanyak berada di Kabupaten Karangasem yakni 36 orang. Disusul kemudian di Kabupaten Badung dengan tambahan 27 pasien sembuh, Gianyar (19 pasien sembuh), Denpasar (10 pasien sembuh), Tabanan (9 pasien sembuh), Jembrana (7 pasien sembuh), Buleleng (6 pasien sembuh), Bangli (5 pasien sembuh), dan Klungkun (3 pasien sembuh). Selain itu, ada lagi 1 WNA yang dinyatakan sembuh.

Ini untuk 10 kalinya dalam kurun 14 hari terakhir di Bali terjadi trend pasien sembuh lampaui kasus baru Covid-19. Terakhir, 28 September 2020, juga terdapat 139 pasien sembuh bersamaan dengan munculnya 109 pasien baru. Selama dua pekan terakhir. Tercatat hanya 4 kali jumlah pasien sembuh di bawah kasus baru, yakni 21 September (80 pasien sembuh bersamaan dengan munculnya 139 kasus baru), 23 September (86 pasien sembuh bersamaan dengan munculnya 130 kasus baru), yakni 25 September (74 pasien sembuh bersamaan dengan munculnya 144 kasus baru), dan 27 September (72 pasien sembuh bersamaan dengan munculnya 80 kasus baru).

Walhasil, dalam kurun dua pekan terakhir sejak 16 September 2020, di Bali secara keseluruhan terdapat 1.412 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Sedangkan jumlah kasus baru selama dua pekan terakhir mencapai 1.367 orang, lebih rendah dibanding kasus sembuh. Sebaliknya, pasien Covid-19 di Bali yang diumumkan meninggal selama dua pekan terakhir mencapai 87 orang.

Sementara, dengan tambahan 123 pasien sembuh per Selasa kemarin, maka jumlah kumulatif positif Covid-19 di Bali yang sudah berhasil sembuh kini me-ncapai 7.249 orang. Angka kesembuhan di Bali pun merangkak naik menjadi 82,89 persen dari total 8.745 kasus positif atau kembali naik sekitar 0,40 persen dibanding sehari sebelumnya. Namun, ini masih jauh dari rekor kesem-buhan tertinggi di Bali yang mencapai 88,17 persen per 17 Agustus 2020 lalu.

Pada hari yang sama, Selasa kemarin, di Bali muncul 106 kasus baru Covid-19, yang semuanya merupakan transmisi lokal (penularan di daerah). Tam-bahan kasus terbanyak kembali terjadi di Denpasar mencapai 34 kasus baru, disusul Badung (25 kasus baru), Gianyar (20 kasus baru), Tabanan (9 kasus baru), Bangli (7 kasus baru), Klungkung (5 kasus baru), Buleleng (4 kasus baru), dan Karangasem (4 kasus baru). Satu-satunya daerah di Bali yang nihil kasus baru adalah Jembrana.

Dengan tambahan 106 pasien baru per Selasa kemarin, maka jumlah kumulatif positif Covid-19 di Bali saat ini tembus 8.745 kasus. Berdasarkan klasifikasi penyebarannya, terbanyak merupakan kasus transmisi lokal yakni 8.353 orang atau 95,52 persen dari total 8.745 kasus positif. Sisanya, 297 orang imported case dari PMI yang punya riwayat perjalanan ke luar negeri (3,40 persen), 87 orang imported case dari riwayat perjalanan ke luar daerah Bali (0,99 persen), dan 8 orang WNA (0,09 persen).

Daerah di Bali yang paling parah terpapar Covid-19 masih tetap Denpasar, yakni mencapai 2.387 kasus, yang mana 2.322 orang di antaranya merupakan transmisi lokal. Disusul kemudian Badung dengan 1.353 kasus positif Corona, Gianyar (1.055 kasus), Buleleng (859 kasus), Karangasem (785 kasus), Bangli (733 kasus), Klungkung (651 kasus), Tabanan (564 kasus), dan Jembrana (295 kasus).

Per Selasa kemarin, juga kembali diumumkan ada 8 pasien Covid-19 di Bali meninggal dunia. Mereka tersebar di Tabanan (3 orang), Denpasarg (2 orang), Karangasem (2 orang), dan Buleleng (1 orang). Dengan tambahan ini, maka secara keseluruhan jumlah pasien Covid-19 di Bali yang meninggal dunia kini mencapai 271 orang atau 3,10 persen dari total 8.745 kasus positif.

Pasien yang meninggal terdiri dari 269 orang WNI dan 2 orang WNA. Dari ju-mlah itu, korban meninggal terbanyak berada di Denpasar mencapai 49 orang, disusul Gianyar (43 orang), Buleleng (38 orang), Karangasem (38 orang), Ba-dung (33 orang), Bangli (28 orang), Tabanan (25 orang), Klungkung (9 orang), dan Jembrana (6 orang). Sedangkan jumlah pasien Covid-19 di Bali yang masih dalam perawatan hingga saat ini mencapai 1.225 orang atau 14,01 persen dari total 8.745 kasus positif.

Sementara itu, dari 8 pasien Covid-19 yang diumumkan meninggal kemarin, 3 orang di antaranya tinggal di Tabanan. Ketiganya sama-sama memiliki penyakit bawaan. Menurut Juru Bicara GTPP Covid-19 Tabanan, I Putu Dian Setiawan, ketiga pasien ini mneninggal dalam perawatan di rumah sakit berbeda, Senin, 28 September 2020.

Pertama, laki-laki 44 tahun asal Kecamatan Kediri, yang me ninggal dalam perawatan di BRSUD Tabanan. Sebelum meninggal, yang bersangkutan dirawat di BRSUD Tabanan sejak 20 September, dengan penyakit bawaan pneunomia bilateral. Kedua, perempuan 50 tahun asal Kecamatan Tabanan, yang meninggal di BRSUD Tabanan dengan riwayat penyakit penyerta pneumonia, hiponatremi, dan hipokalemia. Yang bersangkutan dirawat sejak 14 September 2020.

Ketiga, perempuan 64 tahun asal Kecamatan Selemadeg, yang meninggal di RS Wisma Prasanti Tabanan dengan riwayat penyakit bawaan SLE (lupus). "Penanganan jenazah mereka sudah sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19," ungkap Dian Setiawan di Tabanan, Selasa kemarin.

Dian Setiawan menyebutkan, pada hari yang sama kemarin, di Tabanan muncul 9 kasus baru Covid-19 dan 9 pasien dinyatakan sembuh. Khusus mereka yang sembuh, terdiri dari 5 perempuan dan 4 laki-laki. “Mereka yang dilaporkan sembuh hari ini (kemarin), sebelumnya ada yang dirawat di rumah sakit dan ada pula isolasi mandiri di rumah,” terang Kadis Kominfo Tabanan ini.


Dengan tambahan 9 pasien per Selasa kemarin, jumlah kumulatif positif Covid-19 di Tabanan kini tembus 564 kasus, yang didominasi 535 orang transmisi lokal. Dari jumlah itu, 435 orang sudah berhasil sembuh, 100 orang masih dalam perawatan, dan 25 orang lagi meninggal dunia.

Sementara, untuk menekan penyebaran Covid-19, petugas gabungan terus melakukan sidak protokol kesehatan di Tabanan. Selasa kemarin, digelar razia Prokes di kawasan Kecamatan Marga dan Kecamatan Baturiti.

Kepala Sat Pol PP Tabanan, I Wayan Sarba, mengatakan dalam operasi kemarin, ditemukan 9 orang pelanggar yakni tidak mengenakan masker. Mereka ada yang dikenakan sanksi membayar denda Rp 100.000, ada pula yang sanksi pembinaan seperti push up dan menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatanya. “Yang membuat surat pernyataan ini ibu-ibu yang membawa masker, tapi tidak digunakan dengan benar,” jelas Sarba. *ind,des,nar

loading...

Komentar