nusabali

Mal Pelayanan Publik Badung Tutup

  • www.nusabali.com-mal-pelayanan-publik-badung-tutup

Layanan tatap muka di MPP Badung tutup hingga Jumat (25/9). Namun layanan online dan kunjungan lapangan tetap berjalan normal.

MANGUPURA, NusaBali
Mal Pelayanan Publik (MPP) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Badung menutup layanan tatap muka hingga Jumat (25/9) mendatang. Hal ini menyusul adanya dua pegawai dari salah satu layanan di MPP dinyatakan positif Covid-19.

“Betul, pelayanan MPP kami tutup pada 21–25 September 2020. Walau tutup, semua pelayanan tetap jalan terus,” kata Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Badung Made Agus Aryawan, Selasa (22/9).

Mantan Sekretaris Bappeda dan Litbang Badung tersebut menyatakan, walau pelayanan secara tatap muka tutup, dan dinyatakan buka kembali pada Senin (28/9), namun pelayanan secara online tetap jalan. Karena itu, penutupan MPP tak mempengaruhi permohonan pelayanan baru.

Adapun pelayanan perizinan dan non perizinan yang dapat dilakukan secara online, yakni, LAPERON, OSS, Layanan Undagi, Cek ITR Online, LKPM, Konsultasi ITR dan Gambar IMB, SIAP LAPOR, dan Estimasi Retribusi IMB. “Sejauh ini kami telah melayani 75 sampai 100 permohonan perizinan baru,” tegasnya.

Selain permohonan perizinan secara online, lanjut Agus Aryawan, kunjungan lapangan pun tetap berlangsung. “Karenanya penutupan kantor ini tak sampai menunda jadwal yang sudah terjadwal,” katanya.

Menurut Agus Aryawan, penutupan pelayanan tatap muka di MPP semata-mata untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sebab, diakui ada dua pegawai dari instansi di luar Dinas PMPTSP yang kebetulan membuka layanan di MPP Badung, dinyatakan positif Covid-19. Jika tetap dibuka dikhawatirkan ada penularan ke pegawai yang lain.

Walau ditutup, imbuhnya, pihaknya memantau semua pegawai di MPP. Jika memang ada keluhan, pegawai bersangkutan langsung menjalani tes swab. “Kami tak melakukan rapid test. Jika memang ada gejala, langsung di-swab,” ungkap pejabat asal Tabanan, tersebut.

“Mudah-mudahan tak ada lagi yang terpapar, sehingga pelayanan kembali normal seperti sedia kala,” kata Agus Aryawan. *asa

loading...

Komentar