nusabali

Damkar Buleleng Siapkan Sembilan Pos Kecamatan

  • www.nusabali.com-damkar-buleleng-siapkan-sembilan-pos-kecamatan

Saat ini jumlah armada pemadam kebakaran hanya tersedia 7 unit, untuk melayani 9 kecamatan di Buleleng.

SINGARAJA, NusaBali

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Buleleng merancang pembentukan pos di sembilan kecamatan. Pos Kecamatan itu dimaksudkan untuk mempercepat penanganan jika terjadi bencana. Pos Kecamatan juga akan disinergikan dengan desa yang dinaungi.

Kepala Dinas Damkar Buleleng I Made Subur, Jumat (18/9) mengatakan, saat ini masih dilakukan mapping personel yang berjumlah 170 orang. Jumlah SDM yang dimiliki Dinas Damkar ini nanti akan disebar di sembilan kecamatan di Buleleng. “Satu nanti sebagai Kepala Pos, dua administrasi yang menginput informasi kejadian dan jika sarpras sudah mendukung minimal satu pos 10 orang, sisanya regu penanganan 6 orang,” jelas mantan Kepala Dinas PMD ini.

Rencana pembangunan Pos Kecamatan itu akan disinergikan dengan desa-desa yang diwilayahi. Sehingga begitu ada peristiwa, relawan desa yang akan meneruskan ke Pos Kecamatan dan langsung melakukan penanganan bersama masyarakat.

Disinggung soal armada dan sarana prasarana pendukung Subur pun tak menampik masih kekurangan. Pemenuhan sarpras pendukung baik armada dan perkantoran akan dilengkapi bertahap ke depannya dengan pengajuan bantuan ke pusat maupun ke luar negeri seperti Jepang.

Saat ini Pos Unit tersebar di tiga titik, yakni, Seririt memiliki 2 armada, Kubutambahan 3 armada, dan unit pusat di kota 4 armada. Penerapan sementara penanganan di Pos Kecamatan akan dilakukan back up antara Pos Kecamatan dan juga keterlibatan warga di sekitar tempat kejadian. “Adanya Pos Kecamatan ini membuat masyarakat bisa lebih aktif melakukan penanganan awal, terutama sebelum pemadam kebakaran datang dengan memanfaatkan sumur dan sumber air terdekat. Ini juga akan kami petakan termasuk daerah potensi kebakaran dan daerah padat penduduk,” imbuh dia.

Kadis Subur yang juga sempat menjabat sebagai Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah juga akan membentuk Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop) yang menjadi pusat laporan dari Pos Kecamatan.  Pusdalop pun yang nantinya sebagai sumber informasi dan data kebakaran di Buleleng termasuk pemetaan potensi dan melakukan kajian indeks risiko bencana kebakaran di Buleleng. “Ini yang kami bentuk dulu sehingga ada pemetaan dan kajian risiko sehingga ada dasar kita mengajukan bantuan ke pusat atau pihak ketiga dari negara lain,” tegas dia.*k23

loading...

Komentar