nusabali

1.000 Warga di Belega Terima Sembako

  • www.nusabali.com-1000-warga-di-belega-terima-sembako

GIANYAR, NusaBali
I Nyoman Senen,45, seorang buruh gasebo bambu atau balai bambu dari Banjar Kebon Kaja, Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, tampak sumringah ketika keluar dari balai banjar Kebon Kaja.

Dia menjinjing dua buah bungkusan sembako berisi beras, buah-buahan, dan sayur mayur serta bawang. "Bersyukur hari ini lumayan dapat beras di tengah susah saat ini," ujarnya, Minggu (30/8).

Sembako itu sumbangan dari anggota Fraksi PDIP DPRD Gianyar Made Wardana, asal Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh. Senen mengaku meski menjadi buruh gasebo  bambu saat ini masih ada orderan, tapi situasi saat ini memang jauh berbeda ketika sebelum Covid-19. Pendapatannya menurun drastis karena gasebo bambu juga mengandalkan pariwisata. Belum lagi dia memiliki dua orang anak dimana, satunya sudah dirumahkan dan satunya lagi masih smp yang selalu minta kuota, untuk belajar dirumah. "Punya anak dua, satunya kerja di villa tapi sudah dirumahakn satunya SMP selalu beli kuota," ungkapnya. Pria saat menerima beras itu memakai baju kaos oblong warna merah bersyukur, karena ada donatur dari anggota DPRD Gianyar yang bisa meringankan beban masyarakat.

Anggota DPRD Gianyar Made Wardana selaku inisiator pemberian paket sembako ini mengatakan, kegiatan tersebut salah satu cara untuk membantu masyarakat khususnya Desa Belega. Paket sembako yang berisi, beras, buah, sayur-mayur hingga bawang merupakan hasil dari petani Bali. "Beras kami  datangkan dari Kecamatan Sukawati, sayur dari petani di Kecamatan Tegallalang, buah jeruk dari Kecamatan Payangan, dan bawang dari petani di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli," ujarnya.

Dengan adanya pembelian langsung di petani lokal ini, pihaknya bersama anak-anak ranting PDIP Desa Belega telah membantu para petani sesuai Pergub Baliu No : 99 Tahun 2018 terkait pemanfaatan produk pertanian lokal. "Kami membantu masyarakat yang terdampak, ada yang di PHK, dirumahkan, sehingga perekonomian bisa berputar," jelasnya.

Sekitar 1.000an paket sembako diberikan kepada masyarakat Desa Adat Belega dan sekitarnya. Dengan harapan bisa meringankan, jika memungkinkan kegiatan ini akan dilanjutkan bulan berikutnya. Dalam kesempatan tersebut disosialisasikan juga mengenai pentingnya protokol kesehatan. Agar masyarakat yang imunnya lemah terhindar dari virus Covid-19. *nvi

loading...

Komentar