nusabali

Setelah 100 Tahun, Puri Satria Kawan Gelar Karya

  • www.nusabali.com-setelah-100-tahun-puri-satria-kawan-gelar-karya

SEMARAPURA, NusaBali
Sameton Puri Satria Kawan, Desa Paksebali, Desa Adat Sampalan, Kecamatan Dawan, Klungkung, menggelar Karya Tawur Balik Sumpah Agung, Melaspas, Mendem Pedagingan, Masupati Pralingga, Karya Ngingkup, di Merajan Agung, Wraspati Kliwon Warigadean, Kamis (27/8).

Upacara ini serangkaian Karya Agung Mamungkah, Tawur Balik Sumpah Agung, Nubung Pedagingan, Ngenteg Linggih, Pedudusan Agung, puncaknya pada Buda Umanis Julungwangi, bertepatan Purnama Ketiga, Rabu (2/9) nanti.

"Karya ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan setelah berselang 100 tahun silam tidak pernah dilaksanakan," ujar Panitia Karya AA Gede Anom Puspantara, didampingi Kelian Pesamuan AA Gede Agung Rimawan.

Kata AA Anom karya bertujuan untuk menyucikan kembali seluruh bangunan dan areal merajan. Selain itu, memohon kerahayuan dan sinar suci serta tuntunan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. "Semoga melalui upacara ini krama pangempon senantiasa diberikan kerahayuan serta perlindungan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa," ujarnya.

Untuk prosesi selanjutnya akan digelar Melasti ke Segara Watu Klotok, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, Redite Pon Julungwangi, Minggu (30/8). Puncak Karya Pengenteg, Pengebek, Pengodal, Peselang, Pedanaan  pada Buda Umanis Julungwangi bertepatan dengan Purnama Ketiga, Rabu (2/9). Ida Bhatara Masineb pada Buda Pon Sungsang, Rabu (9/9) mendatang.

Prosesi Karya Tawur Balik Sumpah Agung, Melaspas, Mendem Pedagingan, Masupati Pralingga, Karya Ngingkup dipuput Ida Pedanda Gede Karang Putra Keniten dari Griya Kanginan, Desa Paksebali, Klungkung, dan Ida Pedanda Wayan Dharma dari Griya Wanasari Karangasem. Prosesi diiringi Tari Rejang Dewa, Baris Gede, Topeng Sidakarya, Wayang Gedog dan Tari Rejang Renteng.

Hadir, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, didampingi Ny Ayu Suwirta dan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta dan Ny Sri Kasta. Bupati Suwirta menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong krama bisa melaksanakan Upacara ini. Meski ditengah pandemi Covid-19, upacara yadnya bisa berjalan lancar dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. "Semoga seluruh rangkaian Upacara berjalan lancar dan labda karya," ujar Bupati Suwirta. Bupati berharap melalui karya ini umat selalu memohon agar pandemi Covid-19 segera berlalu. *wan

loading...

Komentar