nusabali

Undiksha Rancang OKK Online

  • www.nusabali.com-undiksha-rancang-okk-online

Calon mahasiswa wajib tes urine sebelum dinyatakan lolos.

SINGARAJA, NusaBali
Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja akan memberlakukan Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) secara online, pasca membatalkan Computer Based Test (CBT) untuk seleksi calon mahasiswa baru jalur mandiri dalam status Bekerja dan Belajar Dari Rumah (BDR). Seluruh kegiatan OKK akan dilangsungkan penuh melalui virtual dengan 3 ribu calon mahasiswa barunya September mendatang.

Rektor Undiksha Prof Dr I Nyoman Jampel MPd, mengatakan saat ini timnya dikoordinasi Warek I dan III sedang menyiapkan skema dan teknis pelaksanaan OKK online. Rencananya OKK online akan dilangsungkan pada bulan September setelah seluruh tahapan pendaftaran mahasiswa baru selesai. “Dalam pandemi Covid-19 ini kita tak bisa tatap muka langsung kepada calon mahasiswa baru sehingga akan lakukan secara virtual, namun tetap memberikan sesuatu yang tepat, berharga bermanfaat untuk menyelesaikan studi dan cinta negara melalui wawasan kebangsaan yang diberikan dalam OKK,” katanya.

Meski dilakukan secara virtual, Undiksha tidak berencana akan memangkas waktu OKK yang biasanya berlangsung sepekan penuh. Mulai dari OKK rektorat, kemudian OKK fakultas hingga jurusan masing-masing. Seluruh materi yang diberikan dalam OKK juga tetap akan mengedepankan pembinaan karakter sehingga ketika dinyatakan lulus nanti dapat menjadi pribadi yang cerdas intelektual, cerdas secara sosial dan sehat.

“Kami juga akan lakukan tes urine bagi calon mahasiswa baru sebelum masuk, karena narkoba ini luar biasa jahat, kami tidak ingin mahasiswa kami terlibat narkoba karena sangat riskan mempengaruhi yang lain,” tegas dia. Hal krusial lainnya dalam pembekalan OKK akan diberikan wawasan kebangsaan kepada seluruh calon mahasiswa baru.

Mahasiswa yang seluruhnya dari SDM yang mampu secara intelektual wajib mendapatkan pembekalan 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, sehingga tak menjadi intelektual yang merusak bangsa sendiri. *k23

Komentar