nusabali

DPRD Soroti Akses Basement Puskesmas Banjarangkan II

  • www.nusabali.com-dprd-soroti-akses-basement-puskesmas-banjarangkan-ii

SEMARAPURA, NusaBali
Komisi II DPRD Kabupaten Klungkung dipimpin ketuanya, I Wayan Misna, menggelar sidak (inspeksi mendadak) proyek pembangunan di UPTD Puskesmas Banjarangkan II di Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Selasa (11/8) pagi. Komisi II menemukan beberapa hal yang perlu dievaluasi.

Salah satunya, akses jalan menuju basement tampak terjal hingga bisa membahayakan. Menurut Misna akses jalan menuju basement itu sebenarnya sudah dibuat 2019 lalu, serangkaian pembangunan UPTD Puskesmas Banjarangkan II dengan anggaran Rp 7,9 miliar. Sedangkan tahun ini hanya pembangunan tembok panyengker dan penataan halaman dengan anggaran Rp 205 juta lebih. Oleh karena itu,  

Misna meminta kepada pihak terkait untuk menindaklanjuti masukan ini. Karena akses jalan menuju basement sangat terjal sehingga sangat berisiko ketika dilalui, terlebih saat hujan. Meskipun proyek tersebut telah selesai tahun lalu, namun demi keselamatan bersama diharapkan agar segera ditindak lanjuti. "Mungkin dari bagian atasnya bisa dikeruk sekitar 30 cm sehingga menjadi lebih datar," pinta Misna.

Misna mengharapkan Puskesmas ini agar dapat segera beroperasi sehingga apa yang menjadi tujuan awal pendirian Puskesmas ini dapat bermanfaat baik. "Pembangunan Puskesmas ini merupakan wujud komitmen Pemkab Klungkung dalam memenuhi hak-hak dasar masyarakat yakni di bidang kesehatan sehingga fasilitas yang disediakan mesti lebih memadai," ujar politisi PDIP ini.

Diakui, pelaksanaan pembangunan Puskesmas Banjarangkan II sudah sesuai dengan prosedur yang semestinya. Namun Komisi II tetap berharap yang terbaik dalam hal pembangunan panyengker serta penataan areal  tersebut. "Karena ini merupakan wujud tanggung jawab DPRD dalam mengawasi pembangunan, agar kualitas pembangunan terjaga dengan baik," harapnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Klungkung dr Ni Made Adi Swapatni mengatakan akses jalan menuju basement itu sudah selesai tahun lalu. Begitu juga untuk masa pemeliharaannya sudah selesai. "Masukan ini akan kami koordinasikan nanti dengan pihak pengawas proyek," ujar Swapatni. *wan

loading...

Komentar