nusabali

8 Penyu Hijau dan 200 Tukik Dilepas di Pantai Sindhu

  • www.nusabali.com-8-penyu-hijau-dan-200-tukik-dilepas-di-pantai-sindhu

DENPASAR, NusaBali
Dalam rangka Hari Konservasi Alam Nasional, BKSDA Bali bekerjasama dengan Polda Bali kembali melepasliarkan 8 ekor penyu hijau dan 200 ekor tukik di Pantai Sindhu, Sanur, Denpasar Selatan, Selasa (11/8).

Kedelapan penyu hijau yang dilepaskan merupakan hasil sitaan dari Polda Bali dan BKSD Bali dari penyelundupan yang dilakukan oleh beberapa oknum.

Diungkapkan oleh Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bali, Sumarsono, terdapat 12 penyu hijau yang sebelumnya diamankan. “Semua yang disita ada 12. Satu ekor mati karena kembung dan tidak bisa berenang. Tinggal sebelas ekor, tiga ekor disisihkan untuk barang bukti saat sidang dan delapan ekor lainnya kami lepaskan,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi, delapan penyu hijau dengan usia yang berkisar antara 10 sampai 20 tahun ini selanjutnya ditandai agar bisa dimonitoring. Selain melepas penyu hijau yang merupakan hasil sitaan tersebut, 200 ekor tukik juga turut dilepaskan di Pantai Sindhu. Tukik-tukik tersebut diambil dari Penangkaran dan Pembesaran Kelompok Pelestari Penyu Sindhu Duarawati.

Sejauh ini, Sumarsono mengaku telah melakukan pelepasan sebanyak dua kali dalam minggu ini. Pelepasan dilakukan di kawasan Pantai Sanur dan Pantai Kuta. “Dan mungkin masih ada beberapa yang belum dilepas, kita tunggu momen yang tepat,” lanjutnya.

Sumarsono berharap, penyelundupan penyu tidak terjadi lagi. “Kami harap tidak ada lagi penyelundupan penyu. Karena penyu ini langka dan merupakan satwa dilindungi. Makanya kami fokus untuk penanganan ini. Bagi yang menyelundupkan kami kenakan sanksi tegas. Sekarang zamannya hukum. Jadi kalau melanggar ya dihukum. Apalagi bermain-main dengan binatang yang dilindungi,” tegas Sumarsono.

Diketahui, penyu-penyu ini pun termasuk dalam keluarga Cheloniidae, satu-satunya spesies dalam golongan Chelonia. Satwa ini pun dapat hidup di semua laut tropis dan subtropis. Dan Bali merupakan salah satu pulau yang masuk dalam kawasan tropis. Sehingga penyu-penyu ini mampu bertahan dan cocok dilepaskan di pantai pada kawasan Bali.

Tingkat survival penyu sebesar 1:1.000 turut menjadi hal yang diperhatikan dalam pelepasan penyu. “Jadi dari 1.000 tukik yang kita lepas, itu hanya satu yang selamat. Makanya kita concern sekali kalau pelepasan penyu, karena 1:1000 itu,” tandas Sumarsono. *cr74

loading...

Komentar