nusabali

Sembilan Staf Farmasi RSUD Buleleng Positif Covid-19

  • www.nusabali.com-sembilan-staf-farmasi-rsud-buleleng-positif-covid-19

Penularan itu disebut bersumber dari salah seorang staf farmasi sempat melakukan perjalanan ke berbagai daerah.

SINGARAJA, NusaBali

Penularan Covid-19 Buleleng semakin masif. Terkini, terjadi klaster RSUD Buleleng. Virus Covid-19 Buleleng ini tak hanya menulari tenaga medis, juga ada 9 staf farmasi yang terkonfirmasi. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng pun mengatur ulang penempatan pegawai agar tak mempengaruhi operasional rumah sakit.

Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng Gede Suyasa, Selasa (11/8), membenarkan Sembilan staf farmasi di RSUD Buleleng terpapar Covid-19. Penularan itu disebut bersumber dari salah seorang staf farmasi sempat melakukan perjalanan ke berbagai daerah di Bali yang masuk zona kuning dan merah. “Awalnya satu yang terpapar, karena satu ruangan menyebar ke karyawan lainnya tercatat ada 9 orang di bagian farmasi,” ucap Suyasa yang juga Sekda Buleleng itu.

Terkait kondisi tersebut, GTPP sudah mentracing dan swab kepada karyawan yang sempat berkontak erat dengan staf yang terkonfirmasi. Sejauh ini juga telah dilakukan perawatan terhadap 9 staf farmasi dan isolasi mandiri pada yang sempat berkontak erat dan isolasi mandiri pada sejumlah staf yang tak bergejala. “Tadi sudah kami rapatkan juga manajemen rumah sakit untuk mengatur seluruh pegawai yang terkonfirmasi. Sehingga tidak mengganggu operasional rumah sakit,” jelas Suyasa.

Sebanyak 28 staf farmasi yang masih standby dibagi menjadi 4 titik pelayanan di RSUD Buleleng. Selain itu, tercatat 22 tenaga medis di Buleleng baik di RSUD maupun Puskesmas yang terpapar Covid-19. Namun yang masih menjalani isolasi tersisa 4 orang saja. Sementara itu perkembangan kasus konfirmasi komulatif 212 orang.

GTPP Buleleng mencatat 12 kasus baru yang dilaporkan pada Selasa (11/8). Salah satunya nakes di RSUD Buleleng. Belasan kasus baru itu pun terinci 1 orang berasal dari Kecamatan Sukasada, 4 orang dari Kecamatan Sawan, 6 orang dari Kecamatan Buleleng dan 1 orang dari Kecamatan Tejakula.

Selain itu, tercatat 3 pasien Covid-19 sembuh, semuanya berasal dari Kecamatan Buleleng. Penambahan pasien sembuh ini membuat jumlah pasien sembuh menjadi 146 orang, meninggal 2 orang, dan dirawat 64 orang. Namun dari 64 orang yang masih dirawat 31 orang menjalani isolasi di 2 rumah sakit pemerintah dan 2 rumah sakit swasta. Sisanya 33 orang menjalani isolasi mandiri.*k23

loading...

Komentar