nusabali

Tersangka Belum Ada yang Kembalikan Uang

Korupsi di LPD Kekeran dengan Kerugian Negara Rp 5,2 M

  • www.nusabali.com-tersangka-belum-ada-yang-kembalikan-uang

MANGUPURA, NusaBali
Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Badung yang melakukan penyidikan perkara dugaan korupsi di LPD Kekeran Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Badung hingga kini belum menerima pengembalian kerugian negara dari ketiga tersangka.

Dalam perkara ini penyidik sudah menetapkan tiga tersangka masing-masing Ketua LPD berinisial IWS, Tata Usaha (TU), NKA, dan kasir, IMWW. Dari hasil audit penghitungan kerugian negara yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik I Gede Oka berdasarkan Laporan Pertanggung Jawaban Pengelolaan Keuangan LPD Desa Adat Kekeran Periode 01 Januari 2016 sampai dengan 31 Mei 2017, diperoleh hasil nilai kerugian mencapai Rp 5,2 miliar.

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun ketiganya bergeming dan sampai saat ini belum ada yang mengembalikan kerugian negara. “Sampai saat ini kami belum ada menerima pengembalian kerugian negara dari para tersangka,” ujar Kasi Intel Kejari Badung I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo saat dikonfirmasi, Minggu (9/8).

Ditanya berapa uang yang digunakan oleh masing-masing tersangka, Bamaxs mengatakan masih dalam penyidikan. “Untuk peran dan berapa uang yang digunakan masing-masing tersangka masih didalami penyidik,” ucapnya.

Perkara ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan penyelewengan dana nasabah di LPD Desa Adat Kekeran. Tim Pidsus Kejari Badung lalu turun melakukan penyelidikan dan memeriksa sekitar 49 saksi. Dari pemeriksaan tersebut diperoleh fakta jika uang nasabah tersebut digunakan tersangka IWS yang merupakan Ketua LPD Desa Adat Kekeran bersama NKA dan IMWW.

Modusnya, uang tabungan dan deposito nasabah yang disetorkan tidak dicatatkan seluruhnya atau tidak dicatatkan sebagian dalam pembukuan. Uang tersebut juga tidak disetorkan ke LPD Desa Adat Kekeran. Akan tetapi uang tersebut diduga secara bersama-sama mereka nikmati untuk kepentingan pribadi mereka masing-masing. *rez

loading...

Komentar