nusabali

Petani Cabai Sambangan Masuki Masa Panen

  • www.nusabali.com-petani-cabai-sambangan-masuki-masa-panen

Dalam sekali panen di atas lahan seluas 1,4 hektare, bisa menghasilkan sekitar satu ton cabai merah besar.

SINGARAJA, NusaBali
Awal bulan Agustus, sejumlah petani cabai merah besar di wilayah Kecamatan Sukasada, Buleleng, mulai memasuki masa panen. Salah satu petani cabai merah besar, Dewa Kresna mulai memanen ratusan batang tanaman cabai merah besar miliknya di Desa Sambangan, Jumat (7/8). "Saat ini setiap satu kali panen dapat menghasilkan satu ton cabai besar. Biasanya cabai besar dalam sekali tanam bisa tiga kali panen," ujarnya saat ditemui di sela kesibukannya memanen cabai merah besar.

Pria berusia 43 tahun ini mengakui, bertani cabai merah besar dapat menghasilkan keuntungan yang lumayan besar lantaran harga yang cenderung stabil. Kalaupun harganya sedang turun, tidak terlalu drastis. Kemudian cabai merah besar cenderung lebih awet bertahan lama usai dipetik jika dibandingkan dengan cabai rawit. "Cabai merah besar mampu bertahan hingga seminggu. Sementara cabai rawit paling bertahan hanya sekitar tiga hari saja. Harganya juga cenderung lebih stabil. Harga normal cabai merah besar biasanya berkisar Rp 15 ribu hingga Rp 18 ribu perkilogram. Kalaupun turun sekitar sekarang Rp 12 ribu hingga 13 ribu perkilogram,” ungkapnya.

Sejauh ini cabai merah besar miliknya masih dipanen untuk memenuhi permintaan pasar lokal di wilayah Buleleng dan Bali saja. Namun ia juga tidak menutup kemungkinan dikirim ke wilayah Jawa Timur. Dewa Kresna menuturkan, menanam cabai merah besar tidaklah sulit. Setelah pemilihan benih, menanam dan tahap persemaian. Dalam tahap persemaian ini juga proses paling penting media tanam ditambah menggunakan campuran tanah dan pupuk. "Selanjutnya proses perawatan tanaman yang juga mudah," imbuhnya.

Diungkapkannya, mulanya kebun miliknya biasa ditanami padi, tembakau, dan cabai rawit. Namun sejak lima tahun belakangan ia memilih menanam cabai merah besar. "Lebih pilih menanam cabai merah besar. Selain budidaya perawatan cukup mudah, awet dengan tahan terhadap faktor cuaca juga karena harga cabai merah besar yang stabil," aku Dewa Kresna.

Cabai merah besar biasanya akan dipanen dengan jangka waktu 2,5 bulan sekali. Artinya dalam satu tahun ia bisa memanen hingga tiga atau empat kali. "Sebelum di panen ini saya sudah tanam 20 ribu bibit cabai merah besar di lahan 1,4 hektare pada awal tahun lalu," pungkasnya.*cr75

loading...

Komentar