nusabali

Golkar Sebut Manuver Tjok Pemecutan Langkah Pribadi, Tak Pengaruhi Soliditas

  • www.nusabali.com-golkar-sebut-manuver-tjok-pemecutan-langkah-pribadi-tak-pengaruhi-soliditas

DENPASAR, NusaBali
DPD I Golkar Bali tidak gusar oleh manuver sesepuh Beringin, Ida Tjokorda Pemecutan XI, yang mendatangi pasangan incumbent I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa dari PDIP untuk memberikan dukungan di Pilkada Badung 2020.

Manuver Tjok Pemecutan itu dianggap sebagai langkah pribadi, yang tidak akan mempengaruhi soliditas Partai Golkar. Penegasan ini disampaikan Ketua DPD I Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry, dalam keterangan persnya di Kantor DPD I Golkar Bali, Jalan Surapati Nomor 9 Denpasar, Rabu (5/8) siang. “Gerak langkah beliau (Tjok Pemecutan, Red) atas nama pribadi, sehingga kami Golkar Bali dan Golkar Badung tidak mengomentari yang begitu," ujar Sugawa Korry

Sugawa Korry menyebutkan, walaupun Tjok Pemecutan adalah kader senior Beringin, namun tidak bisa begitu saja pernyataannya dikaitkan dengan Golkar. Apalagi, ketika pernyataan itu pribadi selaku pinisepuh Puri Pemecutan, Denpasar. Selain itu, Tjok Pemecutan juga tidak dalam konteks membawa atau menyeret kebijakan Partai Golkar.

"Walaupun Tjok Pemecutan sebagai kader Golkar, tapi itu keputusan pribadi. Dia pinisepuh Puri Pemecutan. Selama ini, saya tidak melihat Tjok Pemecutan membawa kebijakan Partai Golkar," tegas Sugawa Korry, yang dalam keterangan persnya kemarin didampingi Sekretaris DPD I Golkar Bali Made Dauh Wijana dan Wakil Ketua OKK DPD I Golkar Bali, Dewa Made Suamba Negara.

Menurut Sugawa Korry, dalam Pilkada Badung 2020, Golkar bersama Gerindra dan NasDem sudah final berkoalisi mengusung pasangan I Gusti Ngurah Agung Diatmika-I Wayan Muntra sebagai Calon Bupati (Cabup)-Calon Wakil Bupati (Cawabup). Pasangan ini akan tarung head to head melawan jago PDIP, yang kemungkinan usung kembali incumbent Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa.

"Pasangan Diatmika-Muntra ini sudah pasangan tunggal yang final. Tidak akan ada perubahan lagi, tinggal dimintakan rekomendasi dari masing-masing partai koalisi," tandas politisi asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng yang juga Wakil Ketua DPRD Bali dari Fraksi Golkar ini.

Sugawa Korry mnenegaskan, pasangan Diatmika-Muntra adalah paket calon yang diinginkan masyarakat Badung, yang direpresentasikan oleh 3 mantan Bupati Badung, yakni I Gusti Bagus Alit Putra (1990-2000), I Wayan Subawa (2005), dan Anak Agung Gde Agung (2005-2015).

"Ketiga tokoh yakni Alit Putra, Wayan Subawa, dan Anak Agung Gde Agung adalah representasi masyarakat Badung. Selain itu, KRBB (Koalisi Rakyat Badung Bangkit yang beranggotakan Golkar-Gerindra-NasDem, Red) juga menangkap aspirasi bahwa masyarakat antusias mendukung Diatmika-Muntra," terang Sugawa Korry.

Sementara itu, Wakil Ketua OKK DPD I Golkar Bali, Dewa Made Suamba Negara, mengatakan pasangan Diatmika-Muntra diajukan sebagai paket calon tunggal KRBB untuk Pilkada Badung 2020, sudah dibahas dalam rapat Tim Pilkada Golkar Bali, Selasa (4/8) sore. "Hasil rapa menerima pasangan Diatmika-Muntra yang diajukan KRBB untuk ditindaklanjuti ke DPP Golkar guna mendapatkan rekomendasi," jelas Suamba Negara.

Pasangan Diatmika-Muntra akan maju tarung ke Pilkada Badung 2020, dengan modal kekuatan politik awal 10 kursi DPRD Badung hasil Pileg 2020 yang hanya kuasai 25,00 persen suara parlemen. Rinciannya, 7 kursi legislatif (17,50 persen suara parlemen) milik Golkar, 2 kursi legislatif (5,00 persen suara parlemen) milik Gerindra, dan 1 kursi legislatif (2,50 persen suara parlemen) milik NasDem.

IGN Agung Diatmika adalah tokoh non kader asal Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung yang kini menjabat Ketua Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) Provinsi Bali. Sedangkan Wayan Muntra adalah kafder Beringin asal Asal Desa Bualu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung yang kini menjabat Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD I Golkar Bali---sebelumnya sempat menjadi Ketua DPD II Golkar Badung 2015-2019.

Sebaliknya, pasangan Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa yang diwacanakan akan diusung kembali oleh PDIP, merupakan paket incumbent yang kini masih menjabat Bupati-Wakil Bupati Badung 2016-2021. Dalam Pilkada Badung 2020 nanti, Giri Prasta-Suiasa akan diusung PDIP dengan dukungan Demokrat. Mereka akan maju tarung dengan modal kekuatan politik awal 30 kursi DPRD Badung hasil Pileg 2020 yang mendominasi 75,00 persen suara parlemen. Rinciannya, 28 kursi legislatif (70,00 persen suara parlemen) milik PDIP dan 2 kursi legislatif (5,00 persen suara parlemen) milik Demokrat.

Pasangan Giri Prasta-Suiasa mendapat dukungan dari Tjok Pemecutan, sesepuh Golkar dari Puri Pemecutan yang mantan Ketua DPRD Badung di era Orde Baru (ketika Badung dan Denpasar masih menyatu). Tjok Pemecutan secara khusus datang menemui Giri Prasta dan Ketut Suiasa di Pusat Pemerintah (Puspem) Badung kawasan Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Selasa (4/8) siang, untuk menyatakan dukungannya.

Tjok Pemecutan mengatakan medukung pasangan Giri Prasta-Suiasa di Pilkada Badung 2020, dengan alasan pasangan incumbent ini sudah ter-bukti berpihak kepada kepentingan masyarakat Gumi Keris, program-programnya pro rakyat. Giri Prasta dinilai sebagai sosok pemimpin yang polos dan merakyat dalam memimpin Badung. "Saya sudah mendukung Giri Prasta sejak tarung di Pilkada Badung 2015, karena saya paham rakyat menginginkan Giri Prasta-Suiasa," tandas Tjok Pemecutan usai pertemuan siang itu. *nat

Komentar