nusabali

Pilkada Diharapkan Mampu Jaring Pemimpin Pro Rakyat

  • www.nusabali.com-pilkada-diharapkan-mampu-jaring-pemimpin-pro-rakyat

JAKARTA, NusaBali
Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 nanti berlangsung di 270 daerah. Kader muda PDIP, I Made Bawayasa, menganggap Pilkada merupakan ajang menjaring pemimpin pro rakyat.

Sebab melalui Pilkada akan terlihat apakah seorang kepala daerah terpilih nanti mengutamakan rakyat atau tidak. "Menjadi kepala daerah adalah suatu hal yang sangat istimewa. Di sinilah terlihat, apakah seseorang memang mengutamakan rakyatnya sebagai muara dari perjuangan atau tidak. Kemudian memihak rakyatnya atau tidak," ujar Bawayasa kepada NusaBali di Jakarta, Minggu (2/8).

Selain itu, kepala daerah perlu memusatkan perhatian kebijakan anggaran untuk hal-hal penting bagi rakyat. Memberikan pelayanan publik seperti surat menyurat dan perizinan bagi masyarakat di tempat dia memimpin. Menyediakan infrastruktur yang langsung bersentuhan dengan rakyat semisal jalan, listrik dan air.

Tak ketinggalan harus pandai mendatangkan investor atau menjemput program pemerintah pusat yang bisa menyelesaikan masalah ditempatnya memimpin tanpa menimbulkan masalah baru. Bawayasa mengatakan, dari sejumlah Pilkada sudah ada yang berhasil mendapatkan kepala daerah yang begitu memikirkan rakyat.

"Seperti Azwar Anas, Ganjar Pranowo, Nurdin Abdullah, Risma, Ahok dan Jokowi tentunya. Ada pula Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat. Kami tunggu kepala daerah yang berani membuat terobosan demi kepentingan rakyat. Lalu mengobrak abrik sistem birokrat yang usang," tegas Bawayasa.

Namun mantan Presidium PP KMHDI ini tak menampik, ada juga kepala daerah yang tidak mau memperbaiki apapun. Lalu membiarkan pemerintahan berjalan auto pilot sehingga tidak mau membuat terobosan. Bahkan, fatalnya mencari celah yang tidak terlihat oleh rakyat untuk keuntungan pribadi.

Ada pula kepala daerah yang membuat-buat program yang tidak berarti bagi rakyatnya. Bagi mereka yang penting memperoleh fee dari program tersebut. Bawayasa menilai, kepala daerah seperti itulah adalah sosok yang agresif dan oportunis. Dia berharap itu tidak terjadi di Pilkada nanti. "Saya berdoa dan berharap yang terbaik untuk rakyat dan rakyatlah menjadi pemenangnya agar kelak dalam Pilkada nanti yang terpilih adalah kepada daerah yang memikirkan rakyatnya," papar Bawayasa. *k22

loading...

Komentar