nusabali

Satu Anggota Polsek Kota Gianyar Terpapar Covid-19

Lagi, 2 Tenaga Kesehatan di RSUD Sanjiwani Gianyar Positif Corona-19

  • www.nusabali.com-satu-anggota-polsek-kota-gianyar-terpapar-covid-19

Pensiunan Kasek SD asal Banjar Jasri, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem berinisial Drs I Made W, 71, meninggal dunia diduga terkait Covid-19

GIANYAR, NusaBali

Seorang anggota Polsek Kota Gianyar terkonfirmasi positif Covid-19. Polisi yang dinyatakan positif Covid-19 ini berinisial WA dan kini sudah diisolasi di Bapelkes Provinsi Bali kawasan Biaung, Denpasar Timur. Sementara, 2 orang lagi tenaga kesehatan di RSUD Sanjiwani Gianyar dinyatakan terpapar Covid-19.

Polisi berinisial WA yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini kesehariannya bertugas di Seksi Hukum (Sikum) Polsek Gianyar. Hal ini juga diakui Kasubag Humas Polres Gianyar, Iptu I Ketut Suarnata, saat dikonfirmasi, Jumat (31/7). "Ya, memang ada satu anggota terpapar Covid-19. Area kantor sudah disemprot disinfektan," jelas Iptu Suarnata.

Menurut Iptu Suarnata, Polsek Gianyar sejak dini telah melakukan antisipasi. Begitu ada anggota yang punya riwayat kontak maupun mengalami gejala Covid-19, mereka sesegera mungkin diminta melakukan karantina mandiri. "Seperti WA ini, sebelum dinyatakan positif Covid-19, sudah selama 8 hari menjalani karantina mandiri di rumahnya," jelas Iptu Suarnata.

Iptu Suarnata menyebutkan, personel berinisial WA tersebut memang sejak lama mengalami keluhan gangguan lambung dan gula darah naik. Dalam perkembangannya, setelah dilakukan uji swab, yang bersangkutan terkonfirmasi positif Corona. Saat ini, personel tersebut sudah diisolasi di Bapelkes Provinsi Bali.

Terkait kondisi personil Polsek Gianyar lainnya, menurut Iptu Suarnata, sampai saat ini belum ada yang dinyatakan positif Covid-19. "Sampai sekarang bari satu personel saja yang positif, yakni WA)," katanya.

Meski ada anggota yang terpapar Covid-19, pelayanan publik di Mapolsek Gianyar tetap berjalan seperti biasa. “Pelayanan di Mapolsek Gianyar masih normal sampai saat ini," ungkap Kapolsek Gianyar, Kompol Ketut Suastika, saat dikonfirmasi terpisah, Jumat kemarin.

Menurut Kompol Suastika, areal Mapolsek Gianyar sudah rutin disemprot desinfektan, termasuk kemarin pagi kembali dilakukan penyemprotan desinfektan oleh jajaran Polres Gianyar. “Ini hanya penyemprotan yang rutin kami laksanakan," katanya.

Sementara, per Jumat kemarin terjadi penambahan 4 kasus baru Covid-19 di Kabupaten Gianyar. Informasi yang dihimpun NusaBali, dari kasus baru tersebut, 2 orang di antaranya tenaga kesehatan RSUD Sanjiwani Gianyar. Mereka masing-masing perempuan berinisial NSPS, 27, asal Lingkungan Kaja Kangin, Kelurahan Beng (Kecamatan Gianyar) dan perempuan berinisial NLPIP, 40, asal Banjar Peteluan, Desa Temesi (Kecamatan Gianyar).

Kedua tenaga kesehatan ini diketahui sempat kontak erat dengan positif Covid-19 klaaster RSUD Sanjiwani sebelumnya. Saat ini, kedua tenaga kesehatan tersebut sudah diisolasi di tempat karantina milik Pemprov Bali di Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Ini sekadar menambah daftar 8 tenaga kesehatan di RSUD Sanjiwani yang sudah lebih dulu dinyatakan positif Corona, beberapa hari lalu, hingga sejumlah unit layatan ditutup sementara.

Sedangkan 2 kasus baru Covid-19 lainnya di Gianyar per Jumat kemarin, masing-masing pria berinisian IKRY, 50, asal Banjar Kutuh Kaja, Desa Petulu (Kecamatan Ubud) dan perempuan berinisial DARL, 24, asal Banjar Pratama Mandala, Desa Tegal Tugu (Kecamatan Gianyar). DARL merupakan tenaga kesehatan yang kesehariannya bertugas pada RS Swasta di Klungkung.

Dengan tambahan 4 pasien baru per Jumat kemarin, maka jumlah kumulatif positif Covid-19 di Gianyar saat ini mencapai302 kasus, yang mana 263 orang di antaranya merupakan transmisi lokal (akibat penularan di daerah). Dari jumlah itu, 234 orang di antaranya sudah berhasil sembuh, sementara 62 pasien lagi masih dalam perawatan, dan 6 orang lagi meninggal dunia.

Sementara itu, 6 orang yang dicurigai terkait Covid-19 di Karangasem meninggal dunia, 29 Juli 2020. Salah satunya adalah pansiunan Kasek SD asal Banjar Jasri, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem berinisial Drs I Made W, 71, yang meninggal dunia, Rabu (29/7). Yang bersangkutan sudah diupacarai makingsan ring gni di Setra Desa Adat Jasri pada Wraspati Paing Kulantir, Kamis (30/7).

Sedangkan 5 korban lainnya yang meninggal meliputi pertama, I Wayan R, 73, dari Desa Seraya Tengah (Kecamatan Karangasem), yang mening-gal dalam perawatan di RSUD Karangasem, 29 Juli 2020. Jenazahnya telah diupacarai makingsan ring gni di Setara Desa Adat Seraya, hari Kami. Kedua, I Wayan GS, 80, asal Desa Pertima, Kecamatan Karangasem yang meninggal di RSUD Karangasem, 29 Juli 2020. Jenazahnya telah diupacaranya makingsan ring gni di Setra Desa Adat Perasi, Desa Pertima, hari Kamis.

Keempat, I Ketut K, 63, asal Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem yang telah dikubur di Setra Desa Adat Delundungan, Desa Ban, hari Kamis. Kelima, I Wayan, 74, dari Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem yang jenazahnya telah dikubur di hari yang sama. Keenam, korban asal Desa Adat Seraya, Kecamatan Karangasem, juga dikubur dui hari yang sama. *nvi,k16

loading...

Komentar