nusabali

Airlangga Pastikan Politik Tanpa Mahar Golkar

Pilkada 2020 Jadi Modal Awal Golkar di Pemilu 2024

  • www.nusabali.com-airlangga-pastikan-politik-tanpa-mahar-golkar

Airlangga meminta kader, ketua bidang pemenangan pemilu, serta pimpinan DPRD di wilayah masing-masing menjadi ujung tombak hadapi pilkada 2020.

JAKARTA, NusaBali

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menghadiri acara bimbangan teknis (Bimtek) pendidikan politik Partai Golkar menjelang Pilkada Serentak 2020. Airlangga memberikan pengarahan dalam acara itu. Dalam pengarahannya itu, Airlangga memastikan Golkar menerapkan kebijakan politik tanpa mahar di Pilkada Serentak 2020.

Pantauan, Minggu (26/7) di Hotel Pullman, Jalan S Parman, Jakarta Barat, Airlangga tiba pukul 13.35 WIB. Airlangga datang langsung memasuki ruangan acara bimtek. Airlangga tampak hadir menggunakan batik kuning dengan masker dan face shield. Setelah itu, Airlangga langsung memimpin acara yang bersifat tertutup itu. Selain Airlangga, turut hadir Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menpora Zainudin Amali, Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Bendahara Umum Golkar Dito Ganinduto, dan Sekjen Golkar Lodewick F Paulus.

Pendidikan politik ini merupakan bimbingan teknis (bimtek) Pilkada Serentak 2020 bagi pimpinan DPRD dan ketua fraksi wilayah Wilayah Jawa III, Bali, NTB, dan NTT. Airlangga kemarin juga hadir di acara yang sama untuk bimtek bagi pimpinan DPRD dan ketua fraksi wilayah Jawa I dan Jawa II.

Airlangga memastikan Golkar menerapkan kebijakan politik tanpa mahar di Pilkada Serentak 2020. Dia mengatakan Golkar saat ini tengah fokus persiapan pemenangan di wilayah-wilayah. "Saya turut menyampaikan dalam Pilkada ini Partai Golkar sudah memberikan kebijakan atau policy politik Pilkada tanpa mahar," kata Airlangga di lokasi dilansir detik.com. "Sekarang sudah tahapnya sudah tahap berikutnya yaitu untuk pemenangan di wilayah masing-masing," tambahnya.

Dia yakin kadernya bisa memenangkan Pilkada 2020. Menurutnya, Golkar akan terus melakukan konsolidasi menjelang Pilkada 2020. "Mereka ini yang nanti akan menjadi ujung tombak kemenangan di daerah masing-masing. Oleh karena ini konsolidasi dilanjutkan dan ini akan dibuat 6 gelombang untuk 270 daerah," ujar Airlangga.

Airlangga Hartarto juga mengatakan Pilkada 2020 menjadi salah satu tahapan penting bagi Golkar dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang. Pasalnya, bila pada penyelenggaraan pilkada kali ini jumlah calon kepala daerah yang diusung Golkar banyak yang menang, hal itu menjadi modal awal untuk menghadapi pemilu mendatang.

"Kemenangan di Pilkada 2020 adalah modal awal dalam memenangkan Golkar pada Pemilu 2024. Namun, yang lebih penting kami menyatukan visi dan serta tekad kami untuk memenangkan pilkada tahun ini untuk memenuhi target kemenangan 60 persen," kata Airlangga. Oleh karena itu, dia meminta, agar seluruh kader, ketua bidang pemenangan pemilu, serta pimpinan DPRD di wilayah masing-masing menjadi ujung tombak dalam menghadapi pilkada kali ini. "Saya instruksikan seluruh kader Golkar untuk aktif dan terlibat langsung dalam memenangkan calon kepala daerah di wilayah tanggung jawab dan daerah pemilihan masing-masing," katanya.  *ant

loading...

Komentar