nusabali

Gianyar Ketambahan 10 Kasus Baru Covid-19

  • www.nusabali.com-gianyar-ketambahan-10-kasus-baru-covid-19

GIANYAR, NusaBali
Kabupaten Gianyar mendapat tambahan  10 kasus baru Covid-19 pada Kamis (25/6).

Tambahan tersebut antara lain, dialami seorang perajin inisial AARM, 54, asal Banjar Pabean, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati yang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab, Rabu (24/6). Mulanya, perempuan ini mengalami demam, batuk kering dan mengeluh sesak nafas berat sejak dua pekan lalu, Rabu (10/6). Oleh karena memiliki gejala, pasien menjalani uji swab d RSUD Sanjiwani pada Selasa (22/6), dengan hasil keluar setelah dua hari yakni positif Covid-19.


Kasus kedua, dialami seorang pedagang inisial IMB, 66, asal Banjar Kawan, Desa/Kecamatan Tampaksiring. IMB merupakan kontak erat dengan pasien yang terlebih dahulu positif inisial NWS yang bekerja di Pasar Kumbasari. Kasus ketiga, kembali berasal dari Banjar Sasih, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, yakni inisial AAPA, 20, dan AFDP, bocah usia 12 tahun. “Keduanya merupakan satu keluarga dari kasus positif sebelumnya atas nama NMS yang dinyatakan positif 20 Juni 2020. Diduga, NMS tertular oleh suaminya AAAP yang dinyatakan positif pada tanggal 12 Juni 2020,” jelasnya.

Tambahan kasus 5 sampai 8, merupakan 4 orang karyawan toko bangunan. Terdiri dari inisial NKM, 34, asasl Banjar Sidan, Desa Sidan, Kecamatan Gianyar. Yang bersangkutan karyawan toko bangunan yang berada di Gianyar. “Kemungkinan transmisi terjadi di tempat kerja, dimana sebelumnya terdapat beberapa kasu positif,” jelasnya.

Hal serupa dialami, seorang perempuan karyawan toko bangunan inisial NNS, 42, asal Banjar Pasdalem, Kelurahan Gianyar. Dua lagi, dialami inisial NWS, 31, asal Lingkungan Sengguan Kangin, Kelurahan Gianyar dan IWR, 53, asal Lingkungan Samplangan, Kelurahan Samplangan.

Tambahan kasus ke-9 dialami NNS, 57, pedagang asal Jalan Pasekan, Banjar Batu Aji, Desa Batubulan yang sempat mengeluh demam dan nyeri lambung, berobat ke sejumlah pelayanan kesehatan. Karena kondisi NNS tak kunjung membaik, dia kembali berobat ke rumah sakit swasta. Ketika itu, NNS sempat dirapid tes dengan hasil non reaktif. Akan tetapi hasil rontgen menunjukkan tanda pneumonia. “Tanggal 20 Juni yang bersangkutan dirujuk ke RSUP Sanglah, hari itu juga dilakukan uji swab pertama. Hasil keluar setelah dua hari, positif Covid-19 dan sampai saat ini pasien masih dirawat di RSUP Sanglah,” jelasnya.

Sementara tambahan kasus ke 10 dialami pegawai RS Wangaya Denpasar inisial DIP, 28, asal Banjar Buruan Desa/Kecamatan Tampaksiring. “Yang bersangkutan bekerja di rekam medis RS Wangaya. Sempat kontak dengan temannya yang terlebih dahulu terkonfirmasi positif. Setelah diuji swab, hasilnya positif dan saat ini sudah langsung dirawat di RS Wangaya,” jelas Wisnu Wijaya.*nvi

loading...

Komentar