nusabali

Pedagang Pasar di Tabanan Wajib Kenakan Face Shield

  • www.nusabali.com-pedagang-pasar-di-tabanan-wajib-kenakan-face-shield

TABANAN, NusaBali
Para pedagang di semua pasar tradisional di Kabupaten Tabanan diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa face shield, untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

Khusus di Pasar Pupuan, Desa/Kecamatan Pupuan, Tabanan, pengguna-an face shield bahkan sudah diberlakukan sejak Senin (22/2) lalu. Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan, Ni Wayan Primayani, menjelaskan surat edaran terkait penggunaan masker dan face shield ini sudah disebar ke seluruh pasar tradisional yang ada di Gumi Lumbung Beras. Menurut Primayani, hal tersebut sesuai dengan arahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tabanan dalam rapat, Minggu (21/6).

Berdasarkan arahan GTPP Covid-19 yang diketuai langsung Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti, kepala pasar di masing-masing wilayah di minta untuk mewajibkan semua pedagang memakai masker dan face shield. “Langkah ini untuk mencegah adanya transmisi lokal Covid-19 di lingkungan pasar,” terang Primayani dalam keterangan persnya di Tabanan, Kamis (25/6).

Primayani menyebutkan, pasar tradisional di Tabanan yang sudah memberlakukan penggunaan face shield adalah Pasar Pupuan, sejak 22 Juni 2020 lalu. Pengadaan face shield masih dilakukan dengan cara membeli sendiri oleh para pedagang Pasar Pupuan. “Terkait kemungkinan pemerintah memfasilitasi pedagang pasar untuk APD ini (face shield), masih dibahas,” tandas Primayani.

Menurut Primayani, selain di Pasar Pupuan, sebagai pedagang di pasar-pasar tradisonal kawasan lainnya di Tabanan juga sudah mulai mengenakan face shield. Termasuk di antaranya Pasar Penebel (di Desa/Kecamatan Penebel), Pasar Kediri (di Desa/Kecamatan Kediri), dan Pasar Senggol Tabanan.

Bahkan, kata Primayani, sejumlah pedagang yang jualan di Pasar Tabanan juga sudah mulai memesan face shield. "Sesuai laporan yang kami peroleh, para pedagang di Pasar Tabanan baru akan memesan face shield," katanya.

Mengenai prosentase pedagang di pasar yang sudah menggunakan face shield, Primayani belum bisa menghitungnya. Yang jelas, jumlah pedagang di pasar tradisional yang dikelola pemerintah di Tabanan saat ini mencapai 5.000 orang.

Sejak keluar surat edaran yang mewajibkan pedagang mengguna face shield, kata Primayani, sejumlah pedagang sudah mulai menggunakan APD yang menutup muka dengan kaca tersebut. "Kami akan monitoring ke lapangam terkait dengan penerapan protokol kesehatan cegah Coovid-19 di pasar," papar Primayani.

Primayani mengatakan, sejauh ini para pedagang membeli face shield secara mandiri, karena belum ada perintah untuk menganggarkan pembelian APD untuk pedagang. Lagipula, face shield yang dibeli pedagang masih tergolong murah, harganya sekitar R[p 15.000 per unit.

Menurut Primayani, ini jauh lebih murah ketimbang saaw awal-awal munculnya face shield yang harganya kala itu mencapai Rp 30.000. "Sekarang sudah jauh lebih murah. Nah, demi kesehatan, para pedagang dengan sadar membeli sendiri face shield," katanya.

Terkait sanksi bagi pedagang di pasar yang tidak menggunakan face shield nanti, menurut Primayani, sejauh ini belum ada ditentukan bentuk sanksinya. Tapi, kalau tidak menggunakan masker, sudah ada sanksinya. “Pengunjung maupun pedagang yang tidak menggunakan masker, dilarang masuk pasar. Kalau sanksi penggunaan face shield, sejauh ini belum ada. Tergantung nanti perintah dari pimpinan," sergah Primayani.

Sementara itu, Camat Pupuan, Putu Agus Hendra Manik, mengatakan para pedagang di Pasar Pupuan sudah mulai menggunakan face shield, sejak 22 Juni 2020 lalu. Bahkan, ada pula pedagang di Pasar Pupuyan yang menggunakan plastik pembatas. “Mereka membeli face shield secara mandiri, karena sadar akan situasi pandemi Covid-19,” jelas Putu Agus Hendra saat dikonfirmasi terpisah di Tabanan, Kamis kemarin.

Menurut Aputu Agus Hendra, awalnya hanya beberapa pedagang di Pasar Pupuan yang menggunakan face shield. Namun, per Kamis kemarin, seluruh pedagang di Pasar Pupuan sudah menggunakan face shield. “Astungkara, sudah semua menggunakan face shield sekarang,” katanya. *des

loading...

Komentar