nusabali

Pasar Pesangkan dan Pasar Selat Ditutup

  • www.nusabali.com-pasar-pesangkan-dan-pasar-selat-ditutup

AMLAPURA, NusaBali
Pasar Rakyat Pesangkan di Banjar Pesangkan, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, dan Pasar Rakyat Selat di Banjar Selat Kelod, Desa/Kecamatan Selat ditutup mulai tanggal 26 Juni 2020 sampai batas waktu tidak ditentukan.

Penutupan Pasar Rakyat Pesangkan dan Pasar Rakyat Selat karena khawatir terjadi penyebaran Covid-19 di pasar. Penutupan pasar disepakati dalam paruman adat di masing-masing desa adat.  Bendesa Adat Duda, I Komang Sujana, mengaku takut terjadi kasus seperti di Pasar Galiran Klungkung sehingga memilih menutup Pasar Rakyat Pesangkan. “Banyak krama Desa Adat Duda beraktivitas di Pasar Galiran Klungkung,” ungkap Komang Sujana, Selasa (23/6). Selama Pasar Rakyat Pesangkan ditutup, petugas pasar bersama prajuru Desa Adat Duda melakukan penyemprotan disinfektan dan penataan lainnya. Pasar Rakyat Pesangkan dibuka setiap Hari Pasah. Pengunjung tak hanya dari Desa Adat Duda, bahkan ada dari luar Karangasem.

Paruman membahas penutupan Pasar Rakyat Pesangkan digelar di Posko Satgas Gotong Royong Penanggulangan Covid-19 Desa Adat Duda, Senin (22/6). Bendesa Adat Duda I Komang Sujana didampingi Pangliman I Komang Sudiana, Panyarikan I Wayan Wirta, Pawongan I Gede Suartha, Bendahara I Putu Joni, Perbekel Desa Duda I Gusti Agung Ngurah Putra, Perbekel Desa Duda Timur I Gede Pawana, Ketua Satgas Gotong Royong Covid-19 Desa Adat Duda I Made Suarjana, dan prajuru lainnya. Banyak pertimbangan untuk menutup Pasar Rakyat Pesangkan. Terutama mencegah penularan virus corona. Para pedagang untuk sementara agar melakukan transaksi di warungnya masing-masing.

Diakui, menjelang Hari Saraswati, Saniscara Umanis Watugunung, Sabtu (4/7), warga membutuhkan keperluan upakara. “Ada pertimbangan yang lebih besar, lebih baik pasar ditutup sementara demi keselamatan seluruh krama,” jelas Komang Sujana. Di Pasar Rakyat Pesangkan, ada 118 pedagang kios. Terpisah, Bendesa Adat Selat, Jro Mangku Gede Mustika, juga menutup kegiatan Pasar Rakyat Selat agar kasus positif Covid-19 yang terjadi di Pasar Galiran Klungkung tidak menjalar ke Pasar Rakyat Selat. Sebab banyak krama berkunjung ke Pasar Galiran. “Saya tidak mau ambil risiko membuka Pasar Rakyat Selat di tengah semakin mewabahnya virus corona,” kata Jro Mangku Gede Mustika. *k16

loading...

Komentar