nusabali

AMD Terjun di Basis Ngurah Gede

Gelontor Bantuan Covid-19 untuk Krama di Kesiman, Dentim

  • www.nusabali.com-amd-terjun-di-basis-ngurah-gede

DENPASAR, NusaBali
Kandidat Calon Walikota Denpasar 2020 dari Partai Golkar, Dr Anak Agung Ngurah Manik Danendra SH MH MKn yang akrab disapa Agung Manik Danendra (AMD) gencar terjun ke masyarakat membantu krama Denpasar yang terdampak Pandemi Covid-19.

Tak tanggung-tanggung AMD tokoh Puri Tegal Denpasar Pemecutan ini, Minggu (21/6) sore terjun menggelontor bantuan untuk masyarakat di Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur (Dentim) yang notabene merupakan basis suara Ketua DPC PDIP Denpasar sekaligus Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.

AMD adalah tokoh independen yang menjadi kandidat calon Walikota Denpasar di Partai Golkar. Turunnya AMD di basis Ketua DPC PDIP Denpasar ,Gusti Ngurah Gede, membuat persaingan perebutan simpati masyarakat untuk Pilkada makin memanas di Denpasar.

AMD yang disambut ratusan masyarakat di Kelurahan Kesiman, Denpasar ini menggelontor bantuan sembako dan vitamin untuk masyarakat dalam menghadapi wabah Covid-19. Hadir juga tokoh Kesiman yang mantan birokrat di Kanwil Hukum dan HAM Wilayah Bali, kini mantan Sekjen Majelis Pengawas Notaris Bali, I Made Sadiana SH. Bahkan Sadiana terang-terangan memberikan dukungan buat AMD untuk Denpasar 1 (Walikota Denpasar).

AMD yang komitmen siap tidak digaji ketika dipercaya sebagai Walikota Denpasar di Pilkada 2020 nanti kegiatan di Kelurahan Kesiman merupakan rangkaian roadhshow sebelum di desa dan kelurahan di Denpasar, membantu masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19. "Ini komitmen saya berbagi, peduli dan ngayah tanpa batas kepada krama Denpasar yang terdampak Pandemi Covid-19,” ujar AMD yang sebelumnya sudah turun di tengah-tengah masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kelurahan Renon, Dusun Wanasari (Kampung Jawa) Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, Banjar Tegal Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur dan Desa Sumerta Denpasar Timur.

AMD yang merupakan tokoh fenomenal di kalangan milenial ini menyerahkan sembako kepada masyarakat berupa 10 kilogram beras per KK, 1 box vitamin c isi 100 tablet yang diterima perwakilan 35 KK. AMD usai penyerahan bantuan memberikan motivasi kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dari sisi kesehatan dan ekonomi. "Di tengah Pandemi Covid-19 ini kita semua harus optimis menjalani kehidupan ini. Semoga Pandemi ini segera berakhir dan kita bisa hidup dengan tatanan normal baru," ujar alumni Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta ini.

Kehadiran AMD di tengah-tengah masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19 ini mendapatkan respon dari masyarakat di media sosial dan para tokoh di Kelurahan Kesiman Denpasar Timur. Tokoh masyarakat, Made Sadiana kepada awak media usai penyerahan bantuan kemarin mengatakan gerakan kemanusiaan yang dilakukan AMD kepada krama Denpasar luar biasa.

"Semua orang tahu siapa Agung Manik Danendra. Komitmen dan rasa kemanusiaan beliau kepada masyarakat membanggakan. Bukan besar kecilnya bantuan kepada masyarakat, kepedulian beliau di tengah Pandemi Covid-19 ini sangat dirasakan masyarakat," tegas mantan Kabag Hukum dan HAM Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Bali ini.

Ditegaskan Sadiana, sosok tokoh sekaliber AMD sangat tepat menjadi pemimpin masa depan di Denpasar. "Berpengalaman di bidang ekonomi, hukum dan birokrasi pemerintahan. Dari gerakan yang beliau lakukan ini terlihat sosoknya sebagai calon pemimpin yang merakyat," ujar Sadiana. Soal bantuan di tengah Pandemi Covid-19 di Denpasar, Sadiana berharap pemerintah segera memberikan bantuan secara berkeadilan bagi semua masyarakat tanpa memandang miskin dan kaya.

"Sekarang bantuan kepada masyarakat itu masih didefinisikan untuk si miskin. Padahal Pandemi Covid-19 ini semua masyarakat dunia kena dampak. Harusnya tidak kenal kaya dan miskin bantuan itu. Kan ada lembaga kontrol pemerintah seperti anggota dewan ketika belum berkeadilan. Saat ini sebagian besar masyarakat belum menerima bantuan pandemi Covid-19. Maka bantuan dari seorang tokoh AMD sangat bermanfaat bagi rakyat di tengah Pandemi Covid-19 ini," ujar Sadiana. *nat

loading...

Komentar