nusabali

DPRD Buleleng Perketat Akses Keluar Masuk

  • www.nusabali.com-dprd-buleleng-perketat-akses-keluar-masuk

Wajib bersurat terlebih dulu jika elemen masyarakat ingin menyampaikan aspirasi.

SINGARAJA, NusaBali
Kantor DPRD Buleleng mulai memperketat akses keluar masuk, terutama bagi pengunjung dan masyarakat umum yang ingin menyampaikan aspirasi maupun keluhan kepada anggota dewan. Ha tersebut dilakukan pasca munculnya satu kasus terkonfirmasi baru yang menjangkiti salah satu staf kesekretariatan DPRD Buleleng. Kasus terkonfirmasi baru ini masih rentetan dengan salah satu tim ahli Gubernur Bali yang terkonfirmasi terlebih dahulu.  

Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna ditemui di Loby Kantor Bupat Buleleng, Kamis (18/6) menjelaskan dirinya sudah berkoordinasi dengan Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk meningkatkan protokol kesehatan Covid-19. Anggota DPRD dan Sekwan pun setuju saat ini kunjungan di kantor DPRD Buleleng dibatasi hingga situasi dan kondisi benar-benar dinilai aman dan bebas dari Covid-19. “Kami mohon maaf kepada masyarakat yang ada kepenetingan ke DPRD. Kalau memang tidak terlalu penting agar ditunda dulu. Tetapi kalau tidak bisa ditunda kami harapkan agar bersurat dulu sehingga  bisa dengan baik melakukan langkah pengamanan dan mengkondisi di DPRD,” kata Ketua Supriatna.

Politisi asal Desa/Kecamatan Tejakula Buleleng ini menegaskan pembatasan dan ketatnya akses masuk di kantor DPRD Buleleng semata-mata untuk menekan potensi penularan dan keselamatan bersama. Selain pembatasan akses masyarakat, Sekwan juga tengah mengatur staf dan anggota DPRD Buleleng untuk penerapan Work From Office (WFO) maupun Work From Home (WFH). “Standar protokol kesehatan ini kami lakukan terus sampai benar-benar merasa aman melakukan aktivitas di DRPD Buleleng,” imbuh dia.*k23

loading...

Komentar