nusabali

Dishub Turunkan Target Retribusi Parkir Rp 1,8 M

  • www.nusabali.com-dishub-turunkan-target-retribusi-parkir-rp-18-m

Realisasi retribusi parkir yang terjun bebas saat ini, karena ada pembatasan aktivitas masyarakat di luar rumah selama masa pandemi.

SINGARAJA, NusaBali

Pandemi Covid-19 di Bali sejak awal Maret 2020,  hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Bahkan wabah ini makin meluas hingga dirasakan dampaknya dalam berbagai sektor. Tak terkecuali, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari  Sub Retribusi Parkir di Buleleng, menurun drastis.  Dinas Perhubungan (Dishub) setempat pun mengajukan revisi  penurunan target retribusi parkir tahun 2020 hingga Rp 1,8 miliar.

Realisasi retribusi parkir yang terjun bebas saat ini, karena ada pembatasan aktivitas masyarakat di luar rumah selama masa pandemi. Sejumlah kantong-kantong parkir di bawah kendali Dishub sering sepi. Bahkan tak sedikit area parkir kosong karena tidak ada aktivitas.

Kepala Dishub Buleleng Gede Gunawan Adnyana Putra mengatakan, tahun 2020 Dishub Buleleng mengelola lima kantong retribusi. Yakni, parkir tepi jalan umum, parkir khusus, retribusi terminal, pengujian kir, serta sewa kontrak kantin. “Banyak kantong parkir yang tidak lagi beroperasi yang berdampak pada realisasi retribusi parkir kami. Seperti di beberapa tempat pariwisata, tidak bisa dipungut retribusinya, karena objeknya memang tutup. Kantong parkir seperti taman kota juga sudah tidak optimal lagi,” kata Gunawan.

Sedangkan kantong parkir yang masih optimal, papar dia, hanya di beberapa tempat saja. Seperti parkir Pasar Anyar Buleleng dan Pasar Banyuasri. Menurutnya, untuk tahun 2020 (sebelum ada pandemi Covid-19,Red), Dishub Buleleng ditarget mengumpulkan retribusi Rp 4 miliar. Namun sejak merebaknya pandemi, Dishub terpaksa mengajukan revisi penurunan target tahun 2020 menjadi Rp 2,2 miliar.

Hingga akhir Mei 2020, Dishub Buleleng telah mengumpulkan retribusi parkir Rp 1,5 miliar. Meski ada penurunan jika dibandingkan dengan capaian target Mei 2019 mencapai Rp 1,9 miliar, revisi ini masih sangat wajar dengan kondisi saat ini. Target yang telah terealisasi jika dibandingkan dengan target baru, jelas mantan Kabag Humas Buleleng ini, cukup tinggi yakni sebesar 39 persen dari total target 2020. Dia berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir, sehingga aktivitas masyarakat kembali normal dan dapat mengejar target retribusi tersebut.*k23

loading...

Komentar