nusabali

Kekuatan Tim Rugby Berimbang

  • www.nusabali.com-kekuatan-tim-rugby-berimbang

DENPASAR, NusaBali 
Tim rugby Bali akan mendapat lawan tangguh pada PON Papua XX/2021. Pasalnya, semua peserta memiliki prestasi bagus di level nasional.

Sebab enam daerah, yakni tuan rumah Papua, DKI Jakarta, Jogjakarta, Jawa Barat, Aceh dan Bali, memiliki kekuatan berimbang. 

"Enam provinsi yang meloloskan atletnya di PON Papua semuanya kuat. Hanya Papua yang tidak turun di Pra PON karena berstatus tuan rumah. Makanya kita harus kerja keras di Papua nanti," ucap Ketua Umum Pengprov PRUI Bali, Nur Faizah, Senin (1/6). 

Deta persaingan seperti itu, kata Nur Faizah, semua peserta wajib diatensi. Sebab, sangat tidak mudah mengalahkan mereka. Apalagi pengalaman sebelumnya saat Pra PON, Bali kalah dari DKI Jakarta di kategori Rugby Seven putri. 

Dengan demikian, peraih tiket PON sudah pasti tim terkuat di level nasional saat ii. Untuk itu, kata Nur Faizah, setelah situasi normal timnya membutuhkan try out dan try in. 

Sebab saat ini baru sebatas menjaga kondisi fisik pemain agar tetap prima. Menurut Faizah, latihan bersama tidak bisa dilakukan, karena adanya pembatasan berkumpul di tempat terbuka. Padahal rugby butuh latihan langsung. 

"Sekarang ini kami baru memfokuskan peningkatan skill atlet dengan latihan intensif dirumah. Kalau untuk endurance nanti setelah situasi normal," terang Nur Faizah. 

Sementara soal daerah yang paling kuat dari enam peserta, Faizah menyebutkan, DKI Jakarta dan Jogjakarta. Bali juga cukup diunggulkan. Namun diundurnya PON, tidak ada hal yang positif. Semua harus diatur ulang, termasuk mewaspadai perkembangan daerah rival selama 18 bulan ke depan. 

Karena itu, kata Faizah, peluang munculnya tim kuda hitam sangat terbuka. Apalagi mereka juga mengetahui seluk beluk potensi daerah lawan. Tinggal bagaimana sekarang memanfaatkan waktu persiapan selama setahun ini. 

"Yang jelas pada 2021 program baru dapat teratur. Sekarang kami mengasah skill saja hingga Desember ini," papar Nur Faizah.dek

loading...

Komentar