nusabali

Tinju Akan Try Out Empat Kali

  • www.nusabali.com-tinju-akan-try-out-empat-kali

Program ini sebenarnya akan dilakukan pada tahun 2020 ini. Namun karena Virus Corona dan PON diundur, akhirnya program itu juga ikut digeser ke tahun 2021.

DENPASAR, NusaBali 
Manajer tim tinju Bali Made Muliawan Arya bertekad akan mengirimkan petinju dalam empat kali try out sebagai persiapan PON Papua XX/2021. Rinciannya, dua kali try out ke luar negeri, dan dua kali lagi try out di dalam negeri. Try out itu akan dilaksanakan pada tahun 2021, saat situasi normal setelah pandemi Covid-19. 

"Ini baru sebatas rancangan. Dengan harapan, begitu situasi normal, program tersebut langsung akan dilaksanakan. Program ini sebenarnya akan dilakukan pada tahun 2020. Namun karena Virus Corona dan PON diundur, program itu juga digeser ke tahun depan," kata Made Muliawan Arya, Sabtu (30/5).

Muliawan yang juga Ketua Pengkot Pertina Denpasar itu menegaskan, program itu akan dilaksanakan saat Virus Corona berakhir. Untuk itu dia berharap sekali agar situasi segera kembali normal. Dengan demikian pelaksanaan aktivitas olahraga juga kembali secara normal. 

"Program try out 4 kali sebelum PON Papua itu sudah sangat bagus dalam mematangkan petinju. Jika ingin berprestasi, memang harus melakukan hal lebih. Terutama dari sisi persiapan yang maksimal," kata Muliawan Arya, yang akrab disapa De Gadjah itu.

Lebih jauh De Gadjah juga berharap dukungan anggara KONI Bali. Selain itu,kata De Gadjah, pihaknya juga akan menggali dana dari pihak donatur demi terealisasinya try out tersebut. 

Menurutnya, Pertina Bali bertekad meraih prestasi pada PON Papua nanti. Keinginan kuat itu karena tinju Bali berpuasa dalam waktu cukup lama pada ajang multi event empat tahunan antarprovinsi. Untuk itu, kata De Gadjah, tim tinju PON Bali bertekad dan berkeinginan besar mencetak sejarah setelah 24 tahun gagal meraih medali emas PON.


“Tekad dan keinginan itu tidak muluk-muluk dan cukup satu medali emas. Hal itu jadi keinginan kami sejak didaulat sebagai manajer tim tinju. Jelas itu akan kami wujudkan pada PON Papua," tandas De Gadjah, yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar itu. 

Dia berharap, tim tinju mampu meraih satu emas untuk memecahkan sejarah emas PON yang sudah 24 tahun. Terakhir kali petinju Bali meraih emas PON, yakni kakak adik Pino dan Nemo Bahari pada PON 1996 di Jakarta. 

Sedangkan PON 2020 diundur pada 2021, diakui De Gadjah, ada hikmah positi. Menurunya, persiapan petinju Bali jadi lebih panjang dan wajib dimaksimalkan dalam mewujudkan prestasi berupa medali emas.dek

Komentar