nusabali

PMI Lebih Elok Jika Menolak BLT

  • www.nusabali.com-pmi-lebih-elok-jika-menolak-blt

SEMARAPURA, NusaBali
Penerima BLT (bantuan langsung tunai) adalah warga yang kehilangan mata pencaharian dan menjadi miskin karena terdampak wabah Covid-19.

Mereka biasanya miskin akibat hutang, maka PMI pun bisa mendapatkan BLT.  “Tapi, akan lebih elok jika PMI berani menolak bantuan tersebut dan memberikannya kepada yang lebih membutuhkan,’’ jelas Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat melepas 26 PMI asal Klungkung, setelah menjalani masa karantina di salah satu hotel yang ditunjuk Pemkab Klungkung. Pemulangan dilakukan   di GOR Swecapura, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, Kamis (21/5).

Menurut Bupati, dengan menolak BLT tersebut, maka citra sebagai PMI akan lebih baik di mata masyarakat.Tapi jika benar benar terdampak wabah Covid-19 dan terbelit hutang sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar keluarga, Bupati mempersilakan menerima bantuan yang sudah disediakan oleh pemerintah.

26 PMI tersebut sebelum dipulangkan, mereka telah menjalani test rapid dan swab yang hasilnya negatif Coronavirus. "Karantina di hotel inik merupakan salah satu bentuk penghargaan Pemkab Klungkung kepada para PMI," terang Bupati Suwirta didampingi Kepala Pelaksana BPBD Klungkung I Putu Widiada dan Kepala Dinas Kesehatan Klungkung dr Ni Made Adi Swapatni.

Bupati Suwirta senantiasa mengingatkan para PMI yang akan berkumpul kembali bersama keluarga untuk tetap mengikuti imbauan pemerintah dalam rangka memutus penyebaran Covid-19. Jika sudah sampai di tempat tinggal masing-masing, para PMI ini diharapkan melapor ke Satgas Posko Gotong Royong Penanganan Covid-19 di desa serta melakukan karantina mandiri selama seminggu.

Kadek Suryawan, salah seorang PMI asal Desa Gelgel, Klungkung, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Klungkung berserta jajarannya, karena telah memfasilitasi kepulangan para PMI. "Mulai dari penjemputan di bandara hingga mendapat tempat karantina dan makan yang sangat layak serta dapat kembali kekeluargaan masing-masing," ujarnya.*wan

loading...

Komentar