nusabali

Jembrana Pulangkan 2 Pasien Covid-19

  • www.nusabali.com-jembrana-pulangkan-2-pasien-covid-19

Kini tersisa 1 pasien positif, satu-satunya kasus transmisi lokal di Jembrana. Pasien tersebut sudah menjalani 16 kali pemeriksaan swab, dengan hasil berubah-ubah.

NEGARA, NusaBali

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Jembrana, kembali memulangkan 2 pasien positif Covid-19 di RSUD Negara, yang telah dinyatakan sembuh, Selasa (19/5). Dengan tambahan 2 pasien positif sembuh itu, maka total sudah ada 11 pasien sembuh. Secara persentase, tingkat kesembuhan pasien positif di Jembrana tercatat menembus angka 91 persen dari total 12 kasus pasien positif.

Kabar menggembirakan itu disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Wabup I Made Kembang Hartawan, usai melepas kepulangan 2 pasien positif sembuh di RSUD Negara, Selasa siang kemarin. Selain memulangkan 2 pasien positif sembuh, pada kesempatan yang sama juga dipulangkan seorang pasien dalam pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi negatif berdasar pemeriksaan swab.

“Dua pasien positif sembuh itu, dua warga PMI (pekerja migran Indonesia) asal Desa Perancak, Kecamatan Jembrana dan Desa Ekasari, Kecamatan Melaya. Sedangkan satu PDP yang dipastikan sembuh adalah PMI asal Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo,” kata Bupati Artha yang juga Ketua GTTP Covid-19 Jembrana.

Bupati Artha menjelaskan, 2 pasien positif dan 1 PDP tersebut, dinyatakan sembuh berdasar dua kali pemeriksaan swab pada Jumat (15/5) dan Senin (18/5), sama-sama menunjukkan hasil negatif. Pasien positif sembuh yang PMI dari Desa Perancak, merupakan PMI yang sebelumnya terdeteksi positif saat menjalani karantina pemkab. PMI dari Desa Perancak yang dirawat sejak Sabtu (2/5) itu, sebelumnya tercatat menjadi tambahan kasus pasien positif terakhir di Jembrana, dan dinyatakan sembuh setelah menjalani 5 kali pemeriksaan swab.

Sedangkan pasien positif sembuh yang PMI dari Desa Ekasari, dirawat sejak Kamis (16/4). PMI dari Desa Ekasari yang sudah sebulan lebih dirawat itu, dinyatakan sembuh setelah menjalani 10 kali pemeriksaan swab. Sementara 1 PDP sembuh yang PMI dari Desa Yehembang, dirawat sejak Kamis (14/5), dan dari pemeriksaan swab pertama dan kedua menunjukkan hasil negatif.

Atas kesembuhan pasien positif maupun PDP itu, Bupati Artha sangat bersyukur, dan mengapresiasi kerja keras seluruh petugas medis, sehingga angka kesembuhan di Jembrana terus bertambah. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, dan tidak boleh lengah dengan tingkat kesembuhan pasien positif. “Protokol kesehatan dan anjuran-anjuran pemerintah, wajib dilakukan dengan tertib agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” ujarnya.

Sementara Juru Bicara (Jubir) GTPP Covid-19 Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha, mengatakan dengan tambahan 2 pasien positif sembuh itu, kini tersisa 1 pasien positif yang dirawat di RSUD Negara. Satu-satunya pasien positif yang masih dirawat itu, adalah pasien positif nomor 3 seorang ibu rumah tangga (IRT) berusia 47 tahun dari Kelurahan Baler Bale Agung, yang dirawat sejak Sabtu (4/4).

Sesuai catatan pihak RSUD Negara, pasien positif nomor 3 yang juga menjadi satu-satunya kasus transmisi lokal di Jembrana itu, sudah menjalani 16 kali pemeriksaan swab. Dari 16 kali pemeriksaan swab itu, hasilnya sempat berubah-ubah. Saat pemeriksaan swab pertama sampai ketujuh, hasilnya positif. Lalu pemeriksaan swab kedelapan, hasilnya sempat negatif. Namun pada pemeriksaan swab kesembilan sampai ke-14, hasilnya kembali positif.

Kemudian dari pemeriksaan swab ke-15 pada Jumat (15/5), hasilnya kembali negatif. Namun saat pemeriksaan swab terakhir yang ke-16, hasilnya kembali positif. “Untuk kondisi pasien, masih baik. Tetapi dari swab terakhir, hasilnya kembali positif. Padahal, seperti diketahui bersama, saat swab sebelumnya yang Jumat (15/5) lalu, hasilnya sudah negatif. Karena swab-nya ternyata kembali positif, tetap harus dirawat. Harus dua kali berturut-turut negatif, baru dinyatakan sembuh,” ujar Arisantha.

Sedangkan terkait PDP yang masih dirawat, kata Arisantha, kini masih tersisa 3 orang. Ketiga PDP itu sama-sama merupakan PMI dari Desa/Kecamatan Melaya, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, dan Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, yang hampir bersamaan dirawat akhir pekan lalu. Sebelumnya juga sudah dilakukan pemeriksaan swab pertama terhadap ketiga PDP tersebut, dengan menunjukkan hasil negatif. “Tinggal menunggu pemeriksaan swab kedua. Kalau sudah negatif kembali, artinya PDP itu sudah sembuh atau negatif Covid-19,” kata Arisantha. *ode

loading...

Komentar