nusabali

Cegah Konvoi, Sekolah Gandeng Kepolisian

8.197 Siswa SMA/SMK di Gianyar Lulus

  • www.nusabali.com-cegah-konvoi-sekolah-gandeng-kepolisian

Untuk menghindari siswa yang mungkin masih membandel untuk datang ke sekolah atau melakukan konvoi. Pihaknya bekerja sama dengan pihak Kepolisian dari Resor Gianyar.

GIANYAR, NusaBali

Sebanyak 8.197 siswa kelas XII SMA/SMK sederajat di Kabupaten Gianyar dinyatakan lulus pada, Sabtu (2/5) pagi. Pengumuman kelulusan ini dilakukan secara daring atau online untuk mencegah kerumunan siswa yang datang kesekolah serta menghindari konvoi kelulusan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Gianyar, I Dewa Putu Alit, Minggu (3/5) pagi mengatakan bahwa angka kelulusan di Kabupaten Gianyar untuk SMA/SMK sederajat sebanyak 8.197 siswa. "Untuk di Kabupaten Gianyar sendiri, sebanyak 8.197 siswa SMA atau SMK sederajat dinyatakan lulus seratus persen. Terbagi atas 5.544 siswa SMK yang lulus dan sebanyak 2.621 siswa SMA dinyatakan lulus," ujarnya.

Dewa Putu Alit mengatakan bahwa pengumuman kelulusan secara online ini dilakukan untuk menghindari kerumunan siswa yang hendak datang kesekolah untuk melihat pengumuman kelulusan, "Mengingat saat ini mewabahnya virus Covid-19, kami lakukan pengumuman secara online dengan cara memberikan daftar kelulusan melalui group group WhatsApp masing masing kelas," katanya.

Bahkan, untuk menghindari siswa yang mungkin masih membandel untuk datang ke sekolah atau melakukan konvoi. Pihaknya bekerja sama dengan pihak Kepolisian dari Resor Gianyar. "Kami juga bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan, termasuk konvoi. Kemarin pihak kepolisian sudah datang ke setiap sekolah SMA atapun SMK di Kabupaten Gianyar," tuturnya.

Sedangkan, Kepala SMK Ratna Warta Ubud, I Nyoman Kasta menuturkan bahwa pihaknya sudah melakukan anjuran pemerintah dengan meniadakan aktivitas di sekolah untuk siswanya. Untuk pengumuman siswa SMK kelas XII nya dilakukan dengan memanfaatkan group WA yang dimiliki oleh masing-masing siswa per kelas. "Kita dari sekolah mengumumkan kelulusan siswa melalui group WA, jadi siswa kami tekankan untuk tidak datang ke sekolah," ujarnya. *nvi

loading...

Komentar