nusabali

Medsos Jadi Bahasan Cegah Konflik Sosial

  • www.nusabali.com-medsos-jadi-bahasan-cegah-konflik-sosial

Informasi maupun isu yang diposting lewat media sosial (medos) begitu cepat beredar, dan sulit terkontrol.

SEMARAPURA, NusaBali
Tak terkecuali isu itu jenis masalah sensitif di masyarakat. Hal itu menjadi salah satu poin penting saat rapat koordinasi pencegahan dan penanganan konflik sosial di Kabupaten Klungkung di Gedung Nusa Penida Harapan, Mapolres Klungkung, Kamis (1/9).

Pembahasan ini digelar Kapolres Klungkung AKBP FX Arendra Wahyudi, hadir Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Kepala Kesbangpolimas Klungkung I Wayan Sumarta, Ketua Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Klungkung Ketut Rupia Arsana, Majelis Alit, Ketua FKUB Klungkung I Wayan Adnyana, Kades Kusamba, perwakilan dari Kodim 1610 Klungkung, Pengadilan Negeri Klungkung, Kasat Pol PP, Camat, hingga sejumlah Perbekel.

Kapolres Arendra mengatakan, seiring perkembangan teknologi yang kian pesat, masyarakat agat berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). Jika memposting statemen maupun status melalui medsos agar tidak menimbulkan konflik, kebencian dan permusuhan. Disamping itu, Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dan terprovokasi oleh informasi yang beredar yang belum tentu kebenarannya. “Sebelum mengunggah sesuatu di medsos, agar dipikirkan secara matang terhadap dampak yang bisa ditimbulkan,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Klungkung, untuk selalu menjaga toleransi antar umat beragama dan menjaga ketertiban, serta kerukunan bermasyarakat dan tidak terprovokasi oleh hasutan yang belum tentu kebenarannya. Terutama menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Wabup Made Kasta mengatakan kegiatan koordinasi pencegahan dan penangangan konflik sosial ini, untuk mengantisipasi baik persoalan yang lama, kini dan mencegah kemungkinan konflik yang akan datang. Hal ini untuk menciptakan kondisi di bumi serombotan tetap kondusif. “Kita juga mengimbau kepada masyarakat agar hati-hati menggunggah statemen di medsos, supaya jangan sampai masuk provokator yang tak bertanggung jawab,” ujarnya. * wa

Komentar