nusabali

Angkutan Damri Khusus Siswa Tetap Beroperasi

  • www.nusabali.com-angkutan-damri-khusus-siswa-tetap-beroperasi

BANGLI, NusaBali
Moda transportasi angkutan perintis Damri yang digunakan mengangkut siswa masih tetap beroperasi walaupun siswa belajar di rumah.

Damri ini difungsikan untuk melayani penumpang umum. Namun penumpang umum menggunakan Damri karena jarang ke luar rumah karena pandemi virus corona (Covid-19). Meski terjadi penurunan jumlah penumpang, belum ada perintah menghentikan operasional Damri.

Pengawas Balai Pengelola Transportasi Darat Bali-NTB, Yokki Sugriwa, mengatakan pandemi corona berimbas pada penurunan jumlah penumpang. “Dengan adanya social distancing, mobilitas masyarakat menurun. Mereka yang memanfaatkan layanan Damri otomatis menurun,” ungkap Yokki Sugriwa, Minggu (19/4). Diakui, meski terjadi penurunan jumlah penumpang, belum ada perintah dari pusat untuk penghentian pelayanan.

Yokki mencontohkan, armada yang melayani  rute Desa Bayung Gede- Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani khusus mengangkut siswa. Meski aktivitas pembelajaran dilakukan di rumah, layanan Damri tetap beroperasi. Menurut Yokki, rute Trunyan-Bayung Gede didukung 4 unit armada jenis Elf dan 1 unit cadangan. Untuk mengangkut siswa disediakan dua unit armada. “Kalau siswa tidak libur, setiap harinya mengangkut 30 siswa. Kalau sekolah libur, hanya mengandalkan penumpang umum yang jumlahnya bisa dihitung jari,” sebutnya.

Begitu pula rute Bangli-Desa Songan lewat Kayubihi dan Bangli-Desa Songan lewat Kayumabua. Kondisi normal, rute Bangli-Songan via Kayubihi jumlah penumpang 30 orang per hari. Kondisi seperti saat ini  jumlah penumpang sekitar 15 orang per hari. “Terjadi penurunan penumpang hingga 50 persen. Data bulan Februari, jumlah penumpang dari  semua rute sebanyak 2.500 penumpang. Bulan Maret 1.250 penumpang,” sebutnya.

Sementara armada Damri yang dimanfaatkan mengangkut Pekerja Migran Indonesia (PMI) yakni unit cadangan. Pemanfaatannya sudah melalui sterilisasi dan sesuai SOP. “PMI yang diangkut statusnya negatif. Sebelum dan sesudah mengangkut PMI melalui proses sterilisasi empat kali tahapan sehingga armada dijamin aman,” imbuhnya. *esa

loading...

Komentar