nusabali

Soal Gaji, Teco Ikuti Manajemen

Rayakan Paskah Bersama Keluarga di Rumah

  • www.nusabali.com-soal-gaji-teco-ikuti-manajemen

MANGUPURA, NusaBali
Pelatih Bali United Stefano ‘Teco’ Cugurra mengaku ikut keputusan manajemen tim soal pembayaran gaji hanya 25 persen, setelah kompetisi Liga 1 dihentikan akibat merebaknya virus corona di Indonesia.

"Sebagai pelatih saya ikut keputusan manajemen Bali United. Manajemen juga mengikuti saran dari PSSI,” kata Teco, di laman resmi Liga 1, Senin (13/4).

Pembayaran gaji 25 persen berlaku sejak Maret hingga Juni atau selama kompetisi dihentikan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru selaku operator. Untuk pembayaran gaji, setiap tim menerapkan mekanisme berbeda. Seperti dilakukan Persita Tangerang yang membayar gaji 10 persen. Hanya saja, saat ini menjadi sorotan dan tidak menutup kemungkinan dikaji ulang.

Lepas masalah gaji, pelatih yang membawa Bali United juara Liga 1 musim ini, mengapresiasi langkah manajemen Bali United yang berdonasi ribuan APD dan logistik bagi petugas medis serta masyarakat di Pulau Dewata. Menurutnya, dia merasakan apa yang oranglain rasakan saat pandemi Covid-19 ini.

“Saya pikir, langkah manajemen kali ini bagus. Mereka membantu tim medis dan saya tahu semua orang sangat membutuhkan masker untuk menjaga kesehatan. Apalagi sekarang masker sangat sulit dicari,” kata Teco.

Apa yang terjadi di Indonesia, menurut mantan pelatih fisik Persebaya itu, juga terjadi di negara asalnya, Brasil. “Di negara saya, sekarang banyak masalah juga. Tidak ada masker dan peralatan lainnya untuk tim medis di beberapa rumah sakit,” kata Teco.

Sementara itu, Teco juga angkat bicara soal suasana perayaan paskah yang dirasakan bersama keluarganya di Bali. Perayaan kali ini, Teco memiliki seorang putri kecil yang lahir Januari lalu dan diberi nama Gabriella Cugurra Rodrigues dan hal itu dianggap sungguh luar biasa.

Lebih lanjut, Teco juga mengakui suasana merayakan Paskah tahun ini berbeda akibat Covid-19. "Paskah tahun ini umat Kristiani tidak dapat merayakan di gereja secara langsung. Bahkan berkumpul bersama keluarga besar untuk makan bersama juga menjadi terbatas. Kami pun harus mengerti situasi seperti ini," kata Teco.

Harapannya, semoga dengan doa kita semua, situasi covid-19 bisa cepat berakhir dan semua kegiatan kembali normal.  Dia juga akan membantu masyarakat Indonesia dengan cara melelang memorabilia miliknya selama menjadi pelatih. Namun dia belum dapat memberitahu apa yang akan dilelang. *dek

Komentar