nusabali

Anggota Parpol, 20 PPS Terpilih Diganti

Temuan Pelanggaran Tahapan Pilkada 2020 di Bali

  • www.nusabali.com-anggota-parpol-20-pps-terpilih-diganti

Dari seluruh temuan di kabupaten dan kota dalam rekrutmen  calon anggota PPS oleh Bawaslu diminta untuk ditindaklanjuti dan harus diganti orangnya.

DENPASAR,NusaBali

Meskipun tahapan Pilkada serentak 23 September 2020 ditunda karena wabah Virus Corona (Covid-19), namun temuan pelanggaran selama tahapan pelaksanaan tetap ada. Seperti dalam rekrutmen PPS (Panitia Pemungutan Suara) ditemukan 20 orang pelantikannya ditunda dan diganti karena terlibat sebagai anggota partai politik (parpol).

Anggota Bawaslu Bali Divisi Penindakan Pelanggaran Pemilu, I Wayan Wirka, di Denpasar, Jumat (3/4) siang mengatakan dalam tahapan rekrutmen calon PPS di 6 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada 2020 semuanya ada temuan pelanggaran, yakni anggota calon PPS yang direkrut ada tidak memenuhi syarat. "Salah satunya itu tidak memenuhi syarat independen alias sebagai pengurus partai politik. Semua di kabupaten dan kota itu terjadi. Mulai di Kota Denpasar, Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Karangasem. Hampir semua parpol ada," ujar Wirka.

Ditegaskan Wirka dari temuan rekrutmen calon PPS itu bahkan ada calon anggota PPS yang sudah dapat SK (surat keputusan) pelantikan.

"Ya kami  Bawaslu Bali melalui Bawaslu Kabupaten/Kota merekomendasikan dilakukan pembatalan terhadap SK pelantikan PPS yang berstatus sebagai anggota parpol," ujar pria yang juga advokat ini.

Ditambahkan Wirka dari seluruh temuan di kabupaten dan kota dalam rekrutmen  calon anggota PPS oleh Bawaslu diminta untuk ditindaklanjuti dan harus diganti orangnya. "Semuanya sudah ditindaklanjuti. Semuanya sudah diganti. Kami juga sudah cek itu memang sudah diganti. Yang mengganti calon PPS-nya itu ada di Jembrana, Badung dan Denpasar. Sementara di kabupaten lain tidak sampai ke penggantian karena terungkap sebelum terbit SK," ujar mantan anggota Bawaslu Kabupaten Tabanan ini.

Temuan Calon Anggota PPS sebagai anggota parpol ini terdeteksi setelah Bawaslu Bali menemukan para calon dalam sipol (sistem informasi parpol). Kalau tidak terdeteksi dalam sipol mungkin sudah puluhan anggota parpol masuk sebagai PPS. "Kalau tidak terungkap di sipol ya mungkin sudah banyak yang lewat jadi PPS. Tapi KPU sudah menindaklanjuti," tegas Wirka.

Wirka menyebutkan Bawaslu Bali sempat menelusuri calon PPS yang terungkap sebagai anggota parpol dan mereka tidak mengakui. Ada juga mengaku tidak sengaja. "Ya ada mengakui tidak tahu aturan dan tidak sengaja," kelakar Wirka.

Sementara Anggota KPU Bali Divisi Sosialiasi, Gede Jhon Darmawan, dikonfirmasi NusaBali secara terpisah, Jumat kemarin mengatakan dalam proses rekrutmen badan adhoc calon PPS dan PPK KPU sebenarnya melakukan proses koordinasi dengan Bawaslu Bali.

"Dari awal sebenarnya sudah berdasarkan koordinasi dengan Bawaslu Bali dan Kabupaten/Kota. Namun tetap ada temuan dari Bawaslu. Sudah kami tindaklanjuti," ujar mantan Ketua KPU Kota Denpasar.

Jhon Darmawan mengatakan dalam proses rekrutmen KPU melakukan proses klarifikasi kepada yang bersangkutan dalam hal syarat tidak sebagai anggota parpol, karena aturan memang melarang. Dan klarifikasi itu kepada parpol yang mencantumkan yang bersangkutan dalam sipol. "Sudah melalui sipol kami konfirmasi. Parpol juga sudah kami datangi. Tapi Bawaslu memberikan rekomendasi yang menurut kami juga tidak jelas.  Kami kan sudah berproses sesuai dengan PKPU Nomor 13 Tahun 2017 tentang rekrutmen badan adhoc. Misalnya ketika yang bersangkutan anggota parpol kita sudah tanya parpol yang bersangkutan," ujar Jhon Darmawan.

Dari rekomendasi yang dikeluarkan Bawaslu itu ada 20 orang calon PPS yang sudah memegang SK akhirnya diganti. Rinciannya sebanyak 2 orang di Denpasar, 8 orang di Jembrana dan 10 orang di Kabupaten Badung. "Partainya macam-macam itu asalnya. Baik partai yang peserta pemilu maupun yang tidak peserta pemilu ada juga. Saya tidak bawa data nama parpolnya," ujar Jhon Darmawan yang kini work from home karena wabah Virus Corona. *nat

loading...

Komentar