nusabali

Puluhan Wastafel Portable Disebar di 34 Titik

  • www.nusabali.com-puluhan-wastafel-portable-disebar-di-34-titik

DENPASAR, NusaBali
Pemkot Denpasar kembali memasang sebanyak 34 wastafel  (tempat cuci tangan) portable untuk penanganan wabah virus Corona (Covid-19), Rabu (1/4).

Tak hanya pemerintah, pihak swasta yakni Corporate Social Responsibility (CSR) hingga masyarakat juga ikut bersinergi menyumbangkan wastafel untuk dipasang di 34 titik yang terjangkau oleh masyarakat.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar yang sekaligus sebagai Jubir Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai mengatakan bahwa Pemkot Denpasar terus memaksmalkan langkah preventif mencegah penyebaran virus Corona ini. Berbagai upaya dimaksimalkan, seperti sosialisasi yang dilaksanakan dengan menggandeng desa/kelurahan hingga ke banjar-banjar. Pengecekan suhu tubuh dan penyediaan sanitizer di ruang publik, kantor, sarana transportasi siswa serta sekolah-sekolah. Kali ini, langkah nyata dengan penyediaan wastafel (tempat cuci tangan) secara berkelanjutan terus dioptimalkan.

“Dengan menggandeng CSR pihak swasta kami terus mengoptimalkan pembangunan wastafel di beberapa titik strategis Kota Denpasar, sehingga masyarakat terbiasa menerapakan PHBS dan CTPS,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini sudah dibangun puluhan wastafel di beberapa titik strategis di  Kota Denpasar, selain yang sudah ada terus dimaksimalkan fungsinya. "Dengan dibangunnya wastafel ini masyarakat dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan jalan mencuci tangan dengan baik dan benar," kata Dewa Rai seraya berharap agar fasilitas ini dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan masyarakat.

Pihaknya juga menghimbau masyarakat utamanya tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Untuk mencegah serta mengantisipasi penyebaran virus Corona, diperlukan kesadaran masyarakat untuk aktif menerapkan PHBS dan CTPS. Hal ini dapat dimulai dari rumah tangga dan keluarga. "Mari kita bersama waspada, dengan menerapkan bersama upaya cegah dini dan antisipasi, sehingga penyebaranya dapat diblokir dan diantisipasi," ujarnya. *mis

loading...

Komentar