nusabali

Stakeholder Harap Implementasi 'We Love Bali Movement'

  • www.nusabali.com-stakeholder-harap-implementasi-we-love-bali-movement

DENPASAR, NusaBali
Stakeholder atau para pemangku kepentingan terkait, berharap Program Percepatan Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Bali dengan tagline We Love Bali Movement segera diimplementasikan.

Tahapannya dengan melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap kemungkinan virus Corona (Covid-19) masuk ke Bali.

Managing Director Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita, mengatakan agar semua langkah percepatan pemulihan pariwisata dan ekonomi Bali yang dibahas dalam rakor yang dipimpin Gubernur Bali, I Wayan Koster, di Ruang Tirta Gangga Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Bali (KPwBI Bali), Jumat (6/3) pukul 09.00-12.00 Wita, segera diimplementasikan.

“Saya kebetulan juga ikut tim di sini, dari ITDC dan mewakili teman-teman BUMN bahwa semua stakeholder pariwisata dan BUMN mendukung program-program yang sudah dipersiapkan oleh Pak Gubernur di bawah koordinator langsung Pak Gubernur dan Pak  Wagub,” ujar Ngurah Ardita. Harapannya,  program tersebut bisa segera diimplementasikan.

Hanya tahapannya, sebagaimana dijelaskan Gubernur Koster yang pertama bagaimana melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap kemungkinan masuknya kasus suspect virus Corona (Covid 19). “Itulah langkah antisipasi yang diperlukan,” kata Ngurah Ardita.

Salah satunya Ngurah Ardita menyebut fogging dan pembersihan, demikian juga di bandara melakukan langkah-langkah serupa. Setelah itu baru masuk ke langkah recovery (pemulihan).

Ngurah Ardita menambahkan okupansi hotel di kawasan Nusa Dua pada akhir  Februari lalu sekitar 53 persen. Kemudian sempat turun pada 1 dan 2 Maret, kemudian naik lagi menjadi 54 persen.“Tentu ini hal positif buat kita dan promosi, kita aman untuk melakukan kegiatan di sini (di Bali),” ujarnya sambil menyebut adanya kegiatan MICE di Nusa Dua dengan 1.350 peserta dari kalangan dokter di kawasan Asia-Pasifik.

Sementara Sekretaris DPD Asita (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) Bali, I Putu Winastra, mendukung program pemulihan pariwisata dan ekonomi Bali. Namun demikian sebelumnya harus ada prosedur mitigasi. “Kita harus membuat prosedur yang benar dan tepat sehingga memberi kepastian kepada wisatawan apabila terjadi kasus,” ujar Winastra.

Selain itu, Winastra berharap kepada Pemerintah, tidak saja 3 rumah sakit (RS) yang disiapkan untuk antisipasi kemungkinan penanganan kasus (virus Corona). Tetapi ada tambahan rumah sakit lain yang mungkin bisa dipakai sebagai tempat isolasi. Contohnya di Singaraja. Kata Winastra, akan terlalu jauh ke Denpasar jika di sana ada kasus atau di Karangasem dan Nusa Penida.

Selain itu Winastra meminta usaha-usaha wisata lain yang terdampak virus Corona diberi keringanan masalah pajak. “Bukan hanya PHR,” kata Winastra. Karena yang terdampak isu virus Corona bukan saja hotel, namun juga usaha-usaha wisata lainnya.

Winastra juga meminta agar keringanan pembayaran pinjaman kredit dari bank, sehingga pengusaha yang terdampak bisa sedikit diringankan dalam menjalankan usahanya. Soal program Asita juga sudah mempersiapkan even, di antaranya Big Sale dan Bali and Beyond Travel Fair/BTF 2020 yang rencananya dilaksanakan pada 9-13 Juni mendatang. Sebanyak 330 buyer dari 50 negara yang diundang dan 260 seller dari 21 provinsi. “Ini kita masih on,” ujar Winastra.
 
Sebelumnya diberitakan Gubernur Bali, Wayan Koster, kumpulkan seluruh stakeholder dalam Rapat Koordinasi (Rakor) ‘Percepatan Pemulihan Pariwisata dan Perekonomian Bali’, untuk program aksi menghadapi dampak virus Corona (Covid-19), Jumat (6/3) pagi. Program aksi yang dipimpin langsung Gubernur Koster ini merupakan gerakan pemulihan dengan branding ‘We Love Bali Movement’.


‘We Love Bali Movement’ yang jadi tagline program aksi hadapi dampak virus Corona adalah sebuah gerakan dari seluruh elemen masyarakat secara sekala niskala, sebagai wujud rasa cinta dan terima kasih atas anugerah alam, manusia, dan budaya Bali. 

Branding ‘We Love Bali Movement’ ini meliputi sejumlah program, seperti Paket Pariwisata Super Deal, Rally Wisata We Love Bali, Festival Kuliner Khas Bali, Festival Musik berskala internasional, Festival DJ berskala internasional, Interna-tional Surfing Competition, Lari Marathon Bali 10 K Internasional, Bali Culture World Celebration, mengundang Familiarization Trip TOP Tour Operator / Wholesaler, mengundang Travel Writer, Youtuber, Blogger, Influencer untuk kampanye ‘We Love Bali Movement’, dan fasilitasi berbagai event berskala internasional di Bali. 7 k17

loading...

Komentar