nusabali

Kru Kapal Diamond Princess Dipulangkan

  • www.nusabali.com-kru-kapal-diamond-princess-dipulangkan

SEMARAPURA, NusaBali
Setelah dua minggu menjalani karantina di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, akhirnya seorang kru kapal pesiar Diamond Princess, Ketut Janu Artika,27, bisa kembali pulang ke kampung halamanya, di Banjar Meranggen, Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, Senin (16/3) malam.

Menurut ayahnya, Nyoman Suardana, Senin (16/3) sore, saat ini Janu Artika, tengah dijemput oleh kakak perempuannya, Ni Luh Sukmadewi dan adik bungsunya, I Gede Wiranata ke Denpasar.

Kata pria yang kesehariannya menjadi sopir angkutan siswa ini, tidak ada penyambutan khusus untuk kedatangan putranya tersebut. Hanya saja Janu sempat mengatakan kepada keluarga ingin melakukan persembahyangan keliling setelah tiba di rumah. Salah satunya di Pura Goa Lawah dan melukat (membersihkan diri) di Pura Tirta Empul, Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar. "Kami mengucapkan puji syukur, karena sudah pulang dalam keadan sehat dan sudah dapat kartu sehat," ungkap Suardana.

Wabah virus Corona atau Covid-19 sangat dirasakan keluarga Nyoman Suardana. Anaknya harus pulang, karena wabah corona merebak di kapal tempat sang anak mengais rezeki. Di sisi lain, siswa diliburkan selama dua minggu sehingga membuat penghasilan Suardana sebagai sopir angkutan siswa gratis juga berkurang. "Karena siswa tidak sekolah otomatis pendapatan penghasilan selama itu tidak dihitung juga," katanya.

Janu merupakan seorang kru kapal pesiar Diamond Princes yang turut dikarantina dalam kapal itu karena wabah virus Corona. Kapal Diamond Princess tersebut bersandar di Yokohama, Jepang sejak 4 Februari 2020 hingga 25 Februari 2020.

Kemudian Janu dipulangkan dari Jepang dan dikarantina dulu di Pulau Sebaru Kecil, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, sejak Minggu (1/3), karena virus Corona.

Ketut Janu merupakan anak kembar dimana saudara kembarnya Komang Januartawan juga bekerja di kapal pesiar Royal Princess. Janu dan keluarganya hampir setiap hari berkomunikasi lewat handphone. *wan

loading...

Komentar