nusabali

Loyalis Amien Rais Mulai Gaungkan 'PAN Reformasi'

  • www.nusabali.com-loyalis-amien-rais-mulai-gaungkan-pan-reformasi

JAKARTA, NusaBali
Loyalis Amien Rais di PAN berkumpul jelang pengumuman pengurus baru partai berlambang matahari putih itu.

Mereka mulai membahas kemungkinan membuat partai sempalan, PAN Reformasi.  Internal PAN memang masih memanas, meski kongres sudah berlalu. Kabar tak diakomodirnya loyalis Amien Rais di kepengurusan baru PAN yang digawangi trio Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketua MPP PAN Hatta Rajasa dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Soetrisno Bachir memperpanjang panasnya gesekan internal. Amien Rais pun kabarnya tak diberi kursi.

Posisi Ketua Dewan Kehormatan yang sebelumnya didudukinya kini diserahkan ke Soetrisno Bachir. Loyalis Amien pun bergerak. Tak rela tokoh panutannya 'ditelantarkan' oleh pengurus PAN baru, mereka meminta Amien Rais membentuk PAN Reformasi.

"Kami sudah menerima usulan dari 158 DPD dan DPW, serta 1.300 tokoh-tokoh yang pernah terlibat di PAN, dan tokoh yang pernah terlibat di era reformasi, termasuk tokoh-tokoh Muhammadiyah agar Pak Amien daripada tidak diperlakukan tidak baik oleh PAN, agar membentuk PAN Reformasi," kata Asri Anas kepada wartawan, Rabu (11/3).

Amien, menurut Asri Anas, memang belum terlalu menanggapi usulan ini. Amien fokus menyiapkan gugatan terhadap hasil Kongres PAN Kendari. Loyalis Ketum PAN terpilih, Zulkifli Hasan (Zulhas), yakni Totok Daryanto, meyakini Amien Rais akan menolak usulan pendukungnya itu.

Totok menegaskan bahwa kader PAN adalah para politikus yang menjunjung nilai-nilai demokrasi. Dia pun yakin para kader yang kontra dengan Zulhas akan menerima hasil kongres dengan legowo. "Tapi mereka sadar ini kita berpartai, berdemokrasi. Jadi begitu pemilihan ya sudah selesai, samina watona, menerima hasil kongres," kata Totok kepada wartawan, Rabu kemarin.

Karena menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi itulah, keyakinan Totok muncul. Ia menilai ide PAN Reformasi tidak akan laku. "Makanya idenya Anas (Muhammad Asri Anas) itu nggak laku, Pak Amien saya yakin nggak mau, yakin saya, haqul yakin," sebut Totok. *

loading...

Komentar