nusabali

Ogoh-ogoh Ramah Lingkungan Makin Ngetren

  • www.nusabali.com-ogoh-ogoh-ramah-lingkungan-makin-ngetren

Imbauan Pemkab Gianyar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan pegiat lingkungan, agar masyarakat membuat ogoh-ogoh ramah lingkungan, setiap penyambutan Hari Raya Nyepi, makin jadi tren di kalangan sekaa teruna, khususnya kalangan kreator ogoh-ogoh.

GIANYAR, NusaBali

Terbukti kreasi ogoh-ogoh ramah lingkungan di Gianyar, terus berkembang. Terkini, muncul ogoh-ogoh ramah lingkungan berbahan somi (jerami,Red) di Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud. Ogoh-ogoh unik bertema “Sang Hyang Lelakut” ini dibuat STT Eka Kencana, Banjar Kelingking, Desa Lodtunduh. Selain ogoh-ogoh berbahan somi, ratusan ogoh-ogoh yang dibuat STT di setiap balai banjar, dengan bahan ramah lingkungan, terutama dengan ulatan (anyaman) bambu,  ambengan, dan serabut kelapa.Talinya pun dibuat dari serpihan bamboo.

Terkait hal itu, Jumat (28/2), Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar Drs I Wayan Kujus Pawitra SSos MAP, menyatakan bangga dan penuh syukur. Karena sekaa teruna dan para kreator ogoh-ogoh di Gianyar sangat kreatif dalam merekayasa kreasi ogoh-ogoh dengan basis bahan ramah lingkungan. ‘’Ini bukti, kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan makin tinggi. Terutama dalam hal membuat ogoh ogoh oleh STT di Banjar Kelingking, Lodtunduh ini, dengan ogoh-ogoh sominya,’’ jelas mantan Kepala DLH Gianyar ini.

Jelas dia, dengan kreativitas dan inovasi tinggi, pembuatan ogoh-ogoh di era milenial ini tak perlu lagi pakai styrofoam, plastik, dan bahan lain yang tak ramah lingkungan. Malah ogoh-ogoh berbahan ramah lingkunagn ini menjadi karya seni menakjubkan dan lebih mataksu. Tak kalah penting, dengan membuat ogoh ogoh berbahan ramah lingkungan, para sekaa teruna benar benar dapat bergotong royong lebih intens, bukan membeli. Mereka tak lagi percaya diri jika memakai ogoh-ogoh berbahan tak ramah lingkungan. ‘’Kami patut bersyukur karena sosialisasi pembuatan ogoh-ogoh ramah lingkungan sejak tahun 2016, kini telah membudaya,’’ jelas Sekretaris DPRD Gianyar asal Banjar Kesian, Desa Lebih, Gianyar ini.*lsa

loading...

Komentar