nusabali

Pelumas Pikat Konsumen Lewat Hadiah

  • www.nusabali.com-pelumas-pikat-konsumen-lewat-hadiah

Persaingan pasar pelumas atau oli kendaraan bermotor kian seru. Berbagai merk belakangan ini terus menambah kompetisi memperebutkan pengguna kendaraan bermotor, khususnya roda dua.

DENPASAR, NusaBali

Tak mau pangsa pasarnya tergerus, sejumlah strategi pun harus dilakukan. Seperti yang dilakukan Federal Oil misalnya, sebagai market leader, khususnya di Bali, tak mau kendor. “Kami sebenarnya tak terlalu khawatir, karena punya segmen yang kuat. Masuknya merk-merk baru memang ada pengaruhnya, tapi tidak terlalu signifikan,” kata Federal Oil General Manager, Sri Adinegara. “Market share kami 40 persen, dan tahun ini kami menargetkan kenaikan 20 persen dari penjualan di 2019,” imbuhnya.

Toh terobosan dan strategi juga harus dilakukan untuk merespons dinamika pasar. Salah satu caranya adalah membuat program kejutan kupon berhadiah pada kemasan pelumas saat konsumen mengganti oli di bengkel. Hadiahnya pun sangat menggiurkan, mulai voucher belanja senilai Rp 100 ribu hingga hadiah utama 1 unit sepeda motor Honda PCX150. “Program ini hanya untuk konsumen di Bali dan Lombok saja,” kata Sri Adinegara.

Program #SolusiDapatUntung ini dimaksudkan pula agar pengguna sepeda motor meningkatkan kesadaran akan pentingnya merawat dan mengganti oli secara rutin guna menjaga mesin kendaraan bermotor tetap dalam kondisi terbaik. Program yang berlangsung sejak tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2020 ini juga mengiming-imingi uang tunai Rp 5 juta untuk 10 pemenang, serta hadiah hiburan pulsa Rp 100 ribu untuk 800 pemenang, dan voucher belanja Rp 100 ribu untuk 10.000 pemenang tanpa diundi.

Dan Ari Rahmat Daya menjadi salah satu pengguna yang beruntung. Driver Grab ini mendapatkan hadiah  Rp 5 juta pada Jumat (14/2) setelah sehari sebelumnya ganti oli di bengkel daerah Tuban, Kuta. Saat tengah menunggu servis ringan dan penggantian oli selesai ia diminta menggesek botol oli yang dibelinya. Hasilnya ternyata uang tunak Rp 5 juta. “Nggak nyangka. Hadiah ini akan saya gunakan buat keperluan sehari-hari,” kata pemuda 25 tahun yang sudah dua tahun melakoni jasa ojek online ini. *mao

loading...

Komentar