nusabali

Disperindag Cek Harga Jelang Galungan

Harga Daging Babi Stabil, Pembeli Menurun

  • www.nusabali.com-disperindag-cek-harga-jelang-galungan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar melakukan monitoring harga jelang Hari Raya Galungan di Pasar Kreneng, Denpasar, Senin (17/2).

DENPASAR, NusaBali

Dalam monitoring tersebut, sebagian besar harga bumbu, buah, hingga daging masih dengan harga normal. Kendati harga daging standar,  khusus pembeli daging babi malah mengalami penurunan hingga 50 persen.

Salah satu pedagang daging babi, Made Kotiani mengaku menjelang Hari Raya Galungan, pembeli daging menurun drastis sejak enam bulan sebelumnya. Biasanya menjelang hari raya daging babi selalu ramai pembeli. Dalam sehari Kotiani mengaku bisa menjual hingga 100 kilogram daging babi bahkan lebih.

Namun, saat ini, paling banyak hanya bisa menjual 50 kilogram daging babi. Jauh menurun dari Galungan sebelumnya. Hal itu, kata dia, diduga akibat dari virus babi yang menyebar saat ini. "Kalau dulu bisa 100 kilo  bahkan lebih saya jualan. Tapi apa sekarang paling cuma 50 kilo. Kalau harga sih tetap standar Rp 50 ribu sampai Rp 60 ribu perkilonya. Tapi pembelinya yang menurun karena isu itu," jelasnya.

Disisi lain, para pembeli daging babi mengaku tidak takut dengan adanya isu virus yang merebak saat ini selama tahapan pengolahannya tetap baik. Namun, alasannya membeli daging sedikit karena keinginan mengkonsumsi daging tidak terlalu tinggi seperti sebelumnya. Sehingga, hanya membeli daging sesuai kebutuhan saja.

"Saya hanya beli dua kilo saja. Paling dibuat begenyol. Nanti mungkin ditambah dengan ayam. Kalau masalah penyakit babi kita sih gak terpengaruh ya. Cuma selama kita memang mengolahnya dengan baik, perhatikan kebersihannya kan tidak masalah sih ya. Makanya saya pribadi tidak takut ya dan gak berpengaruh mengkonsumsi daging babi," ungkap salah satu pembeli daging Ni Luh Anggreni.

Sementara, Kadisperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari mengungkapkan, menjelang Galungan pihaknya turun langsung untuk melakukan pengawasan terhadap bahan baku di pasar jelang Galungan. Jelang hari raya, kata dia, biasanya harga di pasar baik bumbu, sembako, maupun buah-buahan cenderung melonjak.

Namun, saat ini dari hasil pantauan, Sri Utami mengatakan harga bahan pokok masih tetap stabil. Bahkan, bawang putih yang sebelumnya mencapai Rp 70 ribu perkilogramnya sekarang menurun ke angka Rp 50 ribu. "Kita lakukan monitoring harga. Kalau kita lihat harganya masih standar ya, dan bahkan cenderung menurun seperti bahan bumbu bawang putih. Cabai juga masih standar," ungkapnya. *mis

Komentar