nusabali

Krama Desa Geriana Kangin Gelar Ritual Mamineh Empehan

  • www.nusabali.com-krama-desa-geriana-kangin-gelar-ritual-mamineh-empehan

Krama Desa Adat Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Karangasem menggelar ritual mamineh empehan di pasucian Pura Dalem pada Soma Umanis Sungsang, Senin (10/2).

AMLAPURA, NusaBali

Ritual mamineh empehan ini untuk Karya Mamungkah lan Nubung Daging di Pura Dalem Desa Adat Geriana Kangin pada Anggara Pon Merakih, Selasa (7/4). Upacara ini dipuput tiga sulinggih yakni Ida Pedanda Istri Ngurah dari Geria Pekarangan, Ida Pedanda Istri Rai Taman dari Geria Taman, dan Ida Pedanda Istri Jelantik dari Geria Taman Sari Manuaba.

Ida Pedanda Istri Rai Taman mengatakan, mamineh empehan dengan cara mengambil susu dari lembu untuk jatu utama sebagai sarana pelengkap adonan sanganan (jajan) catur. Prosesnya dengan mengambil kotoran lembu dari tujuh lubang yakni puting susu, air liur (mulut), kotoran hidung, air mata, kotoran telinga, kotoran dari dubur, dan air kencing. Ketujuh kotoran itu diramu, diulet, dan dijadikan maduparka. Ramuan itu dituangkan satu per satu ke dalam tiga jamban. Selanjutnya diaduk dan dimasak disertai puja sulinggih.

Sebelum prosesi memeras susu, lembu dihias kain putih kuning, selanjutnya digiring dan diupacarai. Usai diupacarai, barulah dimulai memeras susu. Sesuai mitologi Hindu, lembu putih atau nandini adalah kendaraan Dewa Siwa. Sehingga sebelum mengambil sari pati dari lembu itu, wajib matur piuning kepada Dewa Siwa. Pedanda Istri Rai Taman memaparkan, ada tiga unsur penting saat menggelar Karya Mamungkah lan Nubung Daging yakni greta, tila, dan madu. Greta adalah simbolis dari sari binatang berupa susu lembu. Tila merupakan biji-bijian, diwakili beras. Madu bersumber dari madu adalah bunga-bungaan. “Ketiga unsur itu digunakan jatu banten catur,” jelas Pedanda Istri Rai Taman yang mantan guru SD.

Susu lembu teramat penting untuk jatu di setiap menggelar Karya Mamungkah lan Nubung Daging. Alasannya, susu murni merupakan simbol dari sari bumi mewakili seluruh sari alam yang merupakan salah satu unsur Panca Amerta. Susu murni hanya bisa didapatkan melalui upacara mamineh empehan sebagai lambang putih, merupakan penguasa kiblat timur mata angin. Ketua Panitia Karya Jro Ketut Yasa mengatakan, susu murni itu berasal dari lembu yang tidak cacat. *k16

loading...

Komentar