nusabali

Ikayana Hijaukan Danau Buyan dengan 1.000 Bambu

  • www.nusabali.com-ikayana-hijaukan-danau-buyan-dengan-1000-bambu

Ikatan Alumni Universitas Udayana (Ikayana) menginisiasi penghijauan di sekitar Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng dengan seribu pohon bambu, Minggu (2/1) pagi kemarin.

SINGARAJA, NusaBali

Kegiatan penanaman pohon bambu juga dilengkapi dengan penebaran benih ikan di danau Buyan. Ketua Ikatan Alumni Universitas Udayana (Ikayana), Prof Suparta Utama menjelaskan, dalam kegiatan penghijauan dan penerbaran benih ikan itu dirangkaikan dnegan HUT ke 45 Ikayana. Selain praktek langsung Ikayana yang menggandeng Pemkab Buleleng, Forum Petani Muda Bali, Petani Muda Keren,  Bali Organik Subak (BOS) dan masyarakat Desa Pancasari, juga melakukan sosialisasi kesehatan dna pola hidup sehat.

Prof Suparta dan Ikayana mengaku sepakat memilih kawasan Danau Buyan sebagai fokus kegiatan sosial mereka karena merupakan daerah hulu sebagai titik resapan air dan kawasan wisata yang patut dilestarikan. “Kami pilih danau Buyan untuk kegiatan pelestarian lingkungan karena danau Buyan adalah danau yang sangat bagus sekali apalagi dipesisirnya dimanfaatkan kegiatan wisata, nah untuk konservasi kami pilih tanam bibit bambu Tabah dan semoga bermanfaat bagi lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Buleleng, dr I Nyoman Sutjidra, SpOG mengapresiasi langkah dan upaya konservasi yang dimotori oleh Ikayana. Dirinya pun mengajak Perbekel serta warga masyarakat desa Pancasari, untuk bersama sama menjaga kelestarian hutan yang ada di kawasan danau Buyan. Menurutnya kondisi hutan yang lestari akan memberikan dampak lebih seperti bidang ekonomi bagi warga sekitar.

Kegiatan penghijauan yang dilaksanakan, menurut Wabup Sutjidra, sebagai bentuk kecintaannya terhadap kelestarian  dan ekosistem lingkungan kawasan danau Buyan. “Saya hadir bukan karena saya dari ikatan alumni dari Udayana tapi ini demi kepentingan Buleleng, dan Danau Buyan ini adalah daerah konservasi yang wajib dijaga bersama,” ucap Sutjidra.

Wabup asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini berharap dengan dilakukannya penanaman seribu pohon bambu tabah dapat menggugah masyarakat setempat agar senantiasa memelihara dan menjaga kelestarian lingkungan sekitar. Pohon Bambu Tabah menurutnya mampu meningkatkan resapan air serta mengurangi pendangkalan air yang terjadi di Danau Buyan. “Selain fungsinya sebagai resapan air, serta menangkal longsor, bambu Tabah juga memiliki nilai ekonomi bagi warga setempat contohnya bermanfaat sebagai sayuran Rebung,” imbuh dia. *k23

loading...

Komentar