nusabali

Finishing RTH Bung Karno Dianggarkan Rp 20 Miliar

  • www.nusabali.com-finishing-rth-bung-karno-dianggarkan-rp-20-miliar

Proyek finishing RTH Bung Karno ditarget selesai dalam hitungan empat bulan sejak mulai
dikerjakan.

SINGARAJA, NusaBali
Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno di wilayah Kelurahan/Kecamatan Sukasada, Buleleng tahun ini masuk tahap finishing. Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng sedang melakukan review Detail Engineering Design (DED) untuk penyesuaian jumlah anggaran dengan harga terkini. Proses pembangunan tahap IV yang diklaim akan menjadi proses akhir pembangunan sudah disiapkan anggaran Rp 20 miliar dari dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali.

Sekretaris Disperkimta Buleleng I Gede Melanderat, seizin Kadisperkimta, Ni Nyoman Surattini, Minggu (2/2/2020) kemarin menjelaskan, dalam proses pembangunan tahap terakhir menggunakan dana BKK merupakan sumbangsih pemerintah provinsi dalam merujudkan RTH di kabupaten/kota di Bali. “Dari tahun 2016 RTH kita sumber dananya murni dari APBD Kabupaten, sedangkan dalam UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang RTH, pemerintah provinsi dan pusat wajib berikan dana kepada kabupaten untuk pembangunan RTH, sehingga tahun ini sumber dananya dari BKK Provinsi Bali,” jelas Melanderat.

Proses pembangunan tahap akhir RTH Bung Karno tahun ini direncanakan sudah masuk daftar lelang pada bulan Maret mendatang. Sehingga perkiraannya bulan Mei atau Juni sudah ada pemenang dan bulan Juli sudah bisa dimulai proses pembangunannya. Dalam perencanaan finishing RTH Bung Karno ditarget selesai dalam hitungan empat bulan sejak mulai dikerjakan.

Sekdis Melanderat mengatakan yang masih menjadi fokus pengerjaan RTH Bung Karno tahap terakhir adalah pada bagian patung berbahan perunggu yang tahun lalu sempat gagal diselesaikan. Patung Bung Karno pada bagian kepala dan kaki minus bagian badan yang sudah diselesaikan tahun lalu dan disimpan di ruang pertokoan RTH akan dinilai kembali. “Yang jelas untuk patung desain yang dulu akan dilanjutkan tetapi akan dinilai kembali secara fisik seberapa kuat yang ada sudah ada. Lagi berapa sisanya itu yang akan dilelang,” ucap dia.

Pembuatan patung pun akan disertakan secara kolektif bersama dengan item bangunan lain yang direncanakan tahun ini. “Jadi nanti pemenang tender yang akan mencari pembuat patungnya, kami lelang secara kolektif,” imbuh dia.

Dalam proses lelang yang sangat terbuka berkaca dari pengalaman tahun lalu, Sekdis Melanderat pun berharap tahun ini benar-benar mendapatkan perusahaan yang memang kompeten dan dapat memenuhi spesifikasi yang disodorkan oleh Dinas Perkimta.

Sementara itu secara umum dalam proses pembangunan tahap akhir RTH Bung Karno selain penyelesaian bagian patung Bung Karno, juga akan dibangun dua buah wantilan di sebelah timur dan barat, pemagaran di sebelah utara RTH, kolam air mancur, kelistrikan, drainase, sanitasi, irigasi, lampu penerangan hingga gazebo-gazebo. Sentuhan proses akhirnya juga akan dilakukan penataan areal kuliner di sebelah utara RTH Bung Karno tepatnya di Jalan Tri Brata dan pertokoan aksesoris di dalam areal RTH.

Proyek finishing RTH Bung Karno ini  diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sepenuhnya pada akhir tahun mendatang. “Mudah-mudahan lancar dan sesuai perencanaan. Jika Juli sudah mulai bekerja November sudah selesai. Kalaupun terjaid kemungkinan terburuk masih ada spare waktu di bulan Desember,” jelas Melanderat.*k23

Komentar