nusabali

PN Denpasar Bersolek, Bangun Fasilitas untuk Pengunjung

  • www.nusabali.com-pn-denpasar-bersolek-bangun-fasilitas-untuk-pengunjung

Sempat mendapat nilai kecil saat akreditasi Mahkamah Agung (MA) tahun lalu, Pengadilan Negeri (PN) Denpasar kini mulai bersolek.

DENPASAR, NusaBali
Beberapa fasilitas untuk pengunjung mulai ruang tunggu, taman bermain anak hingga mushala dibangun. Seperti diketahui, dalam akreditasi tahun lalu yang dilakukan Mahkamah Agung (MA), PN Denpasar dinilai tidak melakukan perubahan. Selain kondisi bangunan PN Denpasar yang masih semrawut, jadwal sidang yang sering molor serta masalah lainnya, MA akhirnya menurunkan akreditasi PN Denpasar dari Kelas IA menjadi Kelas IB.

Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Denpasar, Sobandi kini mulai melakukan beberapa terobosan. Diantaranya membangun ruang tunggu yang bisa menampung pengunjung. Ruang tunggu tersebut sudah dibangun di dua lokasi yang sebelumnya merupakan halaman. Nantinya ruang tunggu terbuka ini juga akan dilengkapi dengan tempat bermain anak yang akan dibangun di sebelah ruang tahanan di bagian belakang.

Sementara mushala untuk pengunjung dan sfat PN Denpasar saat ini sedang dibangun di bagian selatan pengadilan disebelah tempat parkir pegawai. Sobandi mengatakan seluruh anggaran untuk pembangunan ini merupakan bantuan dari beberapa pihak.

Diantaranya dana hibah Pemkab Badung yang digunakan untuk membangun ruang tunggu. Disebutkan, awalnya ruang tunggu hanya didesain sederhana. Namun akhirnya dibuat yang lebih bagus untuk kenyamanan pengunjung sidang. “Saat ini atap sudah jadi. Tinggal nanti dipasangkan kursi pengunjungnya,” jelas pria 51 tahun asal Bandung ini.

Sementara untuk taman bermain anak, Sobandi menyebut bantuan dari BPD Bali. “Kalau bangunan musala kami urunan sendiri,” pungkas KPN Denpasar yang baru menjabat sekitar 4 bulan. Ditambahkannya, tidak hanya perubahan fisik saja yang dilakukan, pembenahan juga dilakukan di bidang administrasi. Pihaknya berusaha mewujudkan pelayanan yang cepat, murah, dan efisien.  *rez

loading...

Komentar