nusabali

Pohon Waru Tumbang Timpa Tiga Motor

Motor Rusak akan Ditanggung Asuransi

  • www.nusabali.com-pohon-waru-tumbang-timpa-tiga-motor

DLHK Denpasar mengaku mengalami kendala ketika akan melakukan perompesan karena banyaknya kendaraan yang parkir di bawah pohon tersebut.

DENPASAR, NusaBali

Sebuah pohon waru berdiameter sekitar 50 centi meter dan tinggi sekitar 9 meter di pinggir Jalan Hasanudin, Desa Dauh Puri Kangin, Denpasar Barat, Selasa (7/1) sore tumbang menimpa tiga sepeda motor yang terparkir. Tumbangnya pohon di sebelah selatan jalan, sekitar 200 meter dari Bundaran Suci ini, diduga karena keberatan dahan yang belum pernah dirompes oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar.

Pohon yang diperkirakan berumur tiga tahun tersebut tumbang sekitar pukul 15.00 Wita saat pengunjung pertokoan emas sedang ramai berbelanja dan lalulalang. Saat itu, seorang petugas parkir Wayan Wilir, 60, sedang merapikan parkir sepeda motor tepat di bawah pohon. Tiba-tiba terdengar suara kayu yang akan tumbang, sontak Wilir langsung berlari ke arah barat.

Tidak berselang lama, pohon waru di depan Toko Emas Miar Fajar ini, langsung tumbang ke arah timur dan menimpa tiga sepeda motor yakni jenis Yamaha NMAX dengan DK 3530 ACD milik Ni Putu Susi Ekawati, 43, asal Desa Legian, Kuta Badung. Motor lainnya jenis Honda Supra X 125 DK 2539 QO milik seorang pemilik salah satu ruko Ahmad Pramudia.

Motor yang paling parah kerusakannya yakni Honda Vario Techno DK 8324 QM milik Median Dwi Pravika, 27, yang tinggal di Jalan Imam Bonjol tertimpa pangkal pohon hingga ringsek pada bodi depan motor. "Saya tadi pas di bawahnya, baru merapikan motor ternyata bunyi keretek-kretek, saya cepat-cepat lari, disuruh saya tarik motor gak maulah daripada saya ketimpa," ungkap Wayan Wilir.

Pemilik motor Median Dwi Pravika, mengaku saat pohon tersebut tumbang dia sedang melihat-lihat emas. Belum 10 menit ditinggal, pengunjung ruko dan pejalan kaki teriak-teriak memberitahu pengunjung lain agar menyingkir. Setelah dilihat, ternyata motornya sudah ringsek dan terjepit pohon. Melihat motor kesayangannnya ringsek, Median Dwi Pravika pun pasrah sambil menunggu motornya dievakuasi oleh tim BPBD Kota Denpasar dan DLHK Kota Denpasar.

Dia mengaku, untuk kerusakannya masih berkomunikasi dengan petugas DLHK karena ada asuransi pohon yang akan menanggung perbaikan motornya. "Mudah-mudahan benar motor saya nanti dapat asuransi," harap perempuan asal Jawa Timur ini.

Pemilik motor lainnya, Ni Putu Susi Ekawati, mengaku saat itu baru mau mengambil motor di parkiran bersama suaminya Ketut Darmawan setelah setengah jam berbelanja emas. Baru sampai di motornya, suara keras kayu menandakan tumbang terdengar dan pengunjung setempat teriak-teriak agar menyingkir dari tempat itu. Tidak berselang lama, pohon pun tumbang.

Putu Susi mengaku masih beruntung ujung pohon masih tersangkut di pohon lain sehingga disangga dan tidak mengenai motor lainnya. "Kalau motor saya sih sedikit cuman knalpotnya saja yang bengkok," ungkap pemilik motor NMAX tersebut.

Setelah kejadian, tim DLHK dan BPBD terlihat berupaya memotong pohon dan mengeluarkan motor yang masih terjepit. Karena pohon terlalu besar satu pohon dikeluarkan cukup lama. DLHK melakukan pemotongan dari ujung pohon.

Kabid Tata Lingkungan DLHK Kota Denpasar, I Nyoman Agus Mahardika mengatakan, terkait tumbangnya pohon tersebut diakuinya karena keberatan dahan yang belum dilakukan perompesan. Dia mengaku mengalami kendala dalam melakukan perompesan karena banyaknya kendaraan parkir di bawah pohon tersebut sehingga mengurungkan untuk melakukan perompesan.

Namun dengan kejadian ini, pihaknya akan segera melakukan perompesan seperti yang sudah dilakukan di tempat lainnya "Kalau pohon ini karena dahannya yang lebat, belum dilakukan perompesan sehingga berat dan tumbang sekarang. Kami sudah lakukan upaya perompesan dan di sini akan segera kami lakukan kembali," katanya.

Nyoman Agus menyebut untuk motor yang rusak akan ditanggung asuransi, karena pihaknya sudah bekerjasama dengan Jasa Raharja dalam proses asuransi pohon. Klaim yang akan diberikan sesuai dengan tingkat kerusakannya. "Kalau untuk motor yang rusak kita klaim asuransi, nanti pemilik motor yang diperbaiki berapa habisnya akan dibayarkan oleh asuransi langsung," jelasnya. *mis

loading...

Komentar