nusabali

Chef Juna: Rice Bowl Masih Menjadi Trend 2020

  • www.nusabali.com-chef-juna-rice-bowl-masih-menjadi-trend-2020

Gaya milenial dan makin maraknya layanan kuliner secara online, membuat rice bowl dengan ‘topping’ hidangan ala rumah diprediksi masih akan digemari di 2020 mendatang.

DENPASAR, NusaBali.com
Ketua Indonesian Chef Association (ICA) Bali, I Made Hendra Mahena, dan Chef Juna mengupas prospek tren kuliner 2020.   Kedua chef ini tampil pada talkshow Culinary Trends yang diselenggarakan di Hotel Inna Heritage, pada hari kedua Denpasar Festival (Denfest), Minggu (29/12/2019). 

Kesimpulannya? Kuliner jenis rice bowl yang sudah menjadi trending sejak 2019 masih akan tetap eksis di tahun 2020 mendatang.  “Mungkin tren makanan sekarang tahun 2019 ke 2020 ini akan tetap sama, rice bowl atau rice box, jadi intinya mangkok isi nasi atasnya lauk itu akan tetap sama. Akan tetapi variannya mereka akan berbeda dan lebih kepada hidangan rumah makan, yang benar benar masak di situ, simple, lauknya di atas nasi yang di dalam box atau mangkok,” ungkap Chef Juna, julukan chef master bernama Junior Rorimpandey ini.

Prediksi Chef Juna ini juga tak lepas dari kebiasaan generasi milenial yang mengandalkan jasa pemesanan makanan secara online. Maka dari itu, menurut Chef Juna, jasa pemesanan online juga akan semakin berjaya seiring dengan trend kuliner ini. “Dan servis online itu akan lebih memegang peranan di dalam 2020. Walaupun saya gaptek atau apalah itu, tapi saya akui mereka (servis online) masih akan punya peran besar di 2020,” lanjutnya. 

Namun Chef Juna juga menggarisbawahi, bahwa trend tersebut harus disertai dengan terjaganya kualitas makanan saat diterima di tangan pelanggan. “Jadi bagaimana caranya agar hidangan tersebut tidak jauh berbeda pada saat masak di tempat hingga diterima oleh konsumen untuk dinikmati,” pesannya.

Sementara itu Chef Hendra juga menambahkan soal kuliner yang sedang trend saat ini, yakni trend ayam geprek keju dan trend minuman boba. Menurutnya, trend ayam geprek keju kurang memperhatikan keselarasan makanan dan keseimbangan gizinya, karena pada dasarnya, sambal pedas akan kurang baik jika dipadukan dengan keju yang pada dasarnya terbuat dari lemak.*yl

loading...

Komentar