nusabali

Gedung Puskesmas Selat Kelar

  • www.nusabali.com-gedung-puskesmas-selat-kelar

Rekanan mengakui masih punya tanggungjawab pemeliharaan gedung selama enam bulan.

AMLAPURA, NusaBali

Pengerjaan gedung Puskesmas Selat di Banjar Selat Kelod, Desa/Kecamatan Selat, Karangasem dikebut. Pasca disidak rombongan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Puskesmas Selat terkesan mendadak kelar. Sisa pekerjaan hanya pasang kaca jendela. Rekanan mengklaim pembangunan sudah sesuai spesifikasi. Serah terima pada Senin (16/12) hari ini.   

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama mengatakan saat rombongan Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri mengecek pembangunan gedung Puskesmas Selat, pekerjaan belum rampung. Sehingga terlihat jendela dan pintu aluminium renggang belum menyatu dengan tembok. “Ada baiknya dicek sehingga termotivasi untuk menuntaskan seluruh tahapan pekerjaan. Serah terima pada Senin (16/12),” ungkap Gusti Bagus Pertama, Rabu (11/12).

Dikatakan, semua tahapan pekerjaan telah sesuai spesifikasi. Selanjutnya ada masa pemeliharaan selama  6 bulan. Rekanan dari CV Catur Budi Utama Mandiri, I Nengah Budiarta mengakui masih punya tanggungjawab pemeliharaan gedung selama enam bulan. “Kalau masih ada perbaikan, kami masih punya waktu pemeliharaan selama enam bulan ke depan,” katanya. Guna mempercepat pekerjaan, jajaran staf Puskesmas Selat bersih-bersih sisa material.

Sebelumnya, Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri melakukan monitoring didampingi Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa. Tim Monitoring dan Evaluasi Pembangunan dipimpin I Wayan Sujana, Asisten II I Made Suama, Asisten III Ni Made Santikawati, Kadis Perhubungan Ida Bagus Putu Suastika, Kasatpol PP I Wayan Sutapa, Kabag Humas dan Protokol Edy Setiadi Dwijantoro, Kepala Puskesmas Selat dr I Gusti Lanang Udiyana, Camat Selat I Nengah Danu, dan staf lainnya.

Tiap ruangan dicek, mulai dari kamar kecil, ruang perawatan, ruang tunggu, tangga, dan ruang pegawai. Nyaris di setiap jendela dan pintu yang berbahan aluminum pemasangannya renggang, tidak menyatu dengan tembok. Pekerjaan proyek senilai Rp 4,359 miliar dikerjakan 150 hari, sejak 16 Juli 2019. Sesuai kontrak kerja Nomor SK 027/100/SPK/Diskes, pekerjaan berakhir pada Kamis (12/12). *k16

Komentar