nusabali

Sudikerta Belum Terima Surat Yuda

  • www.nusabali.com-sudikerta-belum-terima-surat-yuda

Sudikerta menyebutkan dirinya baru tahu perihal mundurnya Yuda Suparsana dari media saja, sehingga belum bisa menyimpulkan.

Soal Acara Tandingan, Diprediksi Yuda Suparsana Masih Ditoleransi

DENPASAR, NusaBali
Peletakan jabatan sebagai pengurus DPP dan DPD I oleh kader Golkar, I Putu Yuda Suparsana belum diterima DPD I Golkar Bali. Ketua DPD I Golkar Bali, I Ketut Sudikerta di Denpasar, Kamis (28/7) mengatakan belum menerima surat undur diri Yuda Suparsana.

Sudikerta menyebutkan akan mengeceknya dulu sehingga belum bisa menyimpulkan pengunduran diri dan peletakan jabatan yang dilakukan salah satu loyalisnya itu. Sudikerta menyebutkan dirinya baru tahu perihal mundurnya Yuda Suparsana dari media saja. “Saya belum terima suratnya. Saya cek dulu. Belum ada sampai sekarang saya terima itu,” ujar Sudikerta.

Sudikerta juga mengatakan Yuda Suparsana tidak melakukan langkah mundur dari partai atau sebagai kader Partai Golkar Bali gara-gara masalah pelaksanaan kegiatan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Bali yang bersamaan dengan acara pelantikan bersama pengurus DPD II Golkar Bali di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, Minggu (24/7) lalu. “Saya belum yakin yang bersangkutan melakukan itu (mundur dari pengurus),” tegas politisi asal Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung ini.

Yuda Suparsana mengundurkan diri dan meletakkan jabatan sebagai pengurus DPP Partai Golkar pada, Senin (25/7) atau hanya berselang sehari setelah acara pelantikan bersama DPD II Golkar se Bali yang ditandingi acara AMPI Bali. Yuda Suparsana sendiri menggelar acara AMPI Bali bertema AMPI Charity Action for Children yang dilaksanakan di Lapangan Puputan Badung depan Pura Jagatnatha Denpasar. Yuda Suparsana mundur setelah sempat ditegur induk partainya karena dinilai membuat acara tandingan yang bisa mencoreng martabat partai.

Sementara mundurnya Yuda Suparsana kemungkinan bakal ditoleransi oleh DPD I Golkar Bali dengan pengampunan. Sumber NusaBali menyebutkan Yuda Suparsana adalah loyalis Sudikerta. “Mungkin sudah telanjur keluar pernyataan mundur dari yang bersangkutan (Yuda) maka sulit menarik kata-kata mundur itu,” ujar sumber yang kader senior Golkar ini.

Namun Yuda Suparsana kuat akan diampuni atas kesalahannya. “Tetapi kayaknya akan ada toleransi terhadap Yuda Suparsana. Kalau ini terjadi ya tebang pilih dalam penegakan aturan partai,” ujar sumber ini, kemarin. Pernyataan itu masuk akal, karena Ketua DPD I Golkar Bali, Ketut Sudikerta dan pernyataan Ketua Bidang Organisasi dan Daerah I Gusti Putu Wijaya sama-sama masih mengarah belum menerima surat. Padahal surat itu sudah masuk sepekan. “Yang tahu surat menyurat sekretaris, tanya saja sekertaris DPD Golkar Bali,” ujar sumber yang wanti-wanti namanya tidak dikorankan.

Sementara Sekretaris DPD I Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry dikonfirmasi soal adanya surat undur diri Yuda Suparsana juga mengaku hal yang sama. Sugawa Korry mengatakan belum terima surat Yuda Suparsana. Padahal Sekretaris DPD I Golkar Bali adalah yang paling tahu adanya surat menyurat di partai. “Saya belum lihat suratnya. Masih di Jakarta ini,” ujar politisi asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Sugawa mengatakan dirinya bersama jajaran pengurus masih mengikuti kegiatan Rapimnas DPP Partai Golkar. “Semua pengurus kan di Jakarta. Ada Rapimnas di sini. Besok (hari ini) kita kasih tahu,” ujar pria yang juga Wakil Ketua DPRD Bali ini. * nat

Komentar