nusabali

Pekerjaan Terowongan Terancam Molor

  • www.nusabali.com-pekerjaan-terowongan-terancam-molor

Pengerjaan proyek pelebaran terowongan air dan bendung di Desa Ulian, Kecamatan Kintamani terus dikebut.

BANGLI, NusaBali
Proyek dengan anggaran miliaran rupiah ini pengerjaannya baru 65 persen. Finishingnya terancam molor. Sesuai kontrak tuntas pada tanggal 29 Desember 2019. Molornya pekerjaan karena keterlambatan rekanan mendatangkan beton free cast.

Kepala Seksi Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Bangli, IB Adnyana mengatakan rehabilitasi jaringan irigasi daerah irigasi (DI) Bunutin di Desa Ulian dengan anggaran sebesar Rp 10.866.154.726. Pekerjaan dimulai pertengahan September 2019, diperkirakan tuntas pada 29 Desember 2019. “Pekerjaan tersendat karena keterlambatan rekanan datangkan beton free cast dari Surabaya. Medan di sini cukup berat, ini juga berpengaruh,” ungkapnya, Minggu (8/12).

IB Adnyana meminta rekanan mengambil langkah antsipasi agar proyek bisa kelar tepat waktu. Dia berkeyakinan dengan waktu yang tersiasa, rekanan bisa menyelesaikan pekerjaannya. “Mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu. Jika terlambat tentu kena denda. Sekarang sudah ada penambahan tenaga, kami yakin proyek ini bisa rampung sesuai waktunya,” tandasnya. *esa

loading...

Komentar