nusabali

Sekda Ingatkan Perbekel se-Badung

Anggaran Tangani Sampah Masuk APBDes 2020

  • www.nusabali.com-sekda-ingatkan-perbekel-se-badung

Sekda Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa mengingatkan perbekel atau kepala desa se-Badung supaya memasukkan anggaran penanggulangan sampah dalam APBDes tahun 2020.

MANGUPURA, NusaBali

Seperti diketahui, anggaran per desa akan dikucurkan senilai Rp 2,5 miliar. Sekda Adi Arnawa menyampaikan itu saat rapat bersama perbekel se-Badung di Ruang Pertemuan Inspektorat, Puspem Badung, Jumat (6/12). Acara ini juga dihadiri Inspektur Luh Suryaniti, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Putu Gede Sridana, serta para Camat se-Badung.

Menurut Adi Arnawa, masalah penanganan sudah menjadi komitmen Bupati Badung. Targetnya, kata dia, pada tahun 2021, Badung telah mandiri dalam pengolahan sampah. “Ini salah satu kebijakan Bapak Bupati, bahwa Badung mampu menanggulangi mengenai masalah sampah, seiring dengan kesiapan sarana dan prasarana serta SDM di desa dan kelurahan,” katanya.

Adi Arnawa pada kesempatan tersebut juga mengingatkan supaya perbekel memasukkan anggaran penanggulangan sampah yang ada di desa melalui APBDes tahun 2020. Sementara, khusus untuk kelurahan juga dipastikan bahwa tahun 2020 mempunyai Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang sumber anggarannya dari APBD. Mengenai teknisnya diserahkan kepada lurah untuk mengaturnya.

“Sekarang darurat masalah sampah, tentu kita harus memberikan kepastian bahwa penanganan sampah diserahkan ke desa dan kelurahan,” tegasnya seraya mengatakan agar camat turut mengawasi progresnya dan melaporkan kepada bupati.

Pada bagian lain, Kadis PMD Kabupaten Badung Putu Gede Sridana mengatakan, rapat dengan seluruh perbekel se-Badung ini dalam rangka memastikan bahwa penanggulangan sampah yang ada di desa dianggarkan melalui APBDes tahun 2020. Dengan anggaran maksimal Rp 2,5 miliar diharapkan masalah sampah terselesaikan di desa di bawah koordinasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK). “Terkait masalah pembuangan sampah yang sudah ditutup di TPA Suwung, maka dari itu diharapkan semua desa dapat menyelesaikan masalah sampah di desanya sendiri,” tegasnyanya. *asa

loading...

Komentar