nusabali

Komang Ardiarta Petik Perak Kurash

  • www.nusabali.com-komang-ardiarta-petik-perak-kurash

Atlet kurash kelas 81 kg asal Bali I Komang Ardiarta meraih medali perak SEA Games 2019, setelah kalah dari atlet Vietnam, Bui Minh Quan di final.

JAKARTA, NusaBali

Sedang medali perunggu diraih atlet Thailand Nopphasit Lertsirisombut. Dia harus mengakui ketangguhan atlet Vietnam di final SEA Games 2019. Ardiarta pun menjadi atlet pertama asal Pulau Dewata yang mempersembahkan medali perak bagi kontingen Indonesia.

Atas prestasi itu, pelatih kurash Deni Zulfendri memuji penampilan Ardiarta. Menurut Deni, Ardiarta sudah all out. Pasalnya, dia tidak ditargetkan medali atau masuk final. Target dibebankan kepada dua atlet lain untuk mendapat medali emas.

"Namun mereka kalah. Kekalahan mereka berimbas kepada atlet kurash lain yang tembus final, termasuk Ardiarta dan dia mendapatkan perak," papar Deni, Senin (2/12).

Di final Ardiarta kalah dari atlet Vietnam Bui Minh Quan yang juga memiliki latar belakang atlet judo. Deni menjelaskan, rata-rata atlet kurash memang berlatar belakang judo. Tapi negara lain menurunkan atlet seniornya, sedangkan Indonesia atlet lapis dua dan tiga.

"Atlet Vietnam lebih berpengalaman dan punya jam terbang tinggi. Ini pertama kali Ardiarta bertemu dia. Ini prestasi yang bagus bagi Ardiarta, karena diluar dugaan dia masuk final," kata Deni.

Ya, SEA Games 2019 menjadi kiprah pertama Ardiarta pada cabor kurash. Sedangkan Ardiarta memiliki latar belakang atlet judo. Bahkan pada SEA Games 2017 di Malaysia, dia menjadi bagian tim judo Indonesia sebagai cadangan.

Di Asian Games 2018 di Jakarta, Ardiarta diarahkan ke cabor kurash dengan pertimbangan olahraga asal Uzbekistan itu tidak berbeda jauh dengan judo. Namun pada Asian Games, Ardiarta hanya sampai 16 besar dan terhenti dari atlet kurash asal Afganistan, Mohhamadi Besmilah.

Usai Asian Games, Ardiarta kembali ke judo. Mendekati SEA Games 2019 Ardiarta dipanggil mengikuti seleksi. Kali ini, dua cabor sekaligus memanggilnya. "Saya dipanggil seleksi untuk cabor sambo dan kurash, tetapi saya memilih kurash karena pernah tampil di cabor itu," kata Ardiarta. *K22

loading...

Komentar